Steve Wozniak tuntut YouTube karena penipuan bitcoin

Steve Wozniak tuntut YouTube karena penipuan bitcoin

Co-founder Apple Steve Wozniak di Comic Con Tokyo 2016 di Tokyo, Jepang (4/12/2015) (REUTERS/Thomas Peter)

Jakarta (ANTARA) - Steve Wozniak, salah seorang pendiri Apple, menuntut YouTube karena membiarkan penipu mencatut namanya untuk penipuan berhadiah bitcoin.

Berkas tuduhan itu diajukan ke Pengadilan Tinggi di negara bagian California, dikutip dari laman The Verge, Minggu. Penipu mengunggah video di YouTube, mengatakan bahwa Wozniak mengadakan promosi bitcoin.

Jika mengirimkan bitcoin ke alamat tertentu, Wozniak disebut akan menggandakan uang tersebut.

"YouTube tetap menayangkan video dan promosi scam yang menggunakan gambar dan video dari penggugat Steve Wozniak, dan wirausahawan teknologi lainnya. Video itu menipu pengguna YouTube hingga jutaan dolar," demikian bunyi tuntutan tersebut.

Berkas tuduhan memuat tangkapan layar video hadiah "5.000 BTC" dan "10.000 BTC" yang mencatut nama Wozniak, juga fotonya. Selain Wozniak, ditemukan jgua video yang mencatut Elon Musk, Bill Gates dan ahli finansial Robert Kiyosaki.

Penggugat, termasuk Wozniak dan 17 orang lainnya, menuduh YouTube mengetahui penipuan itu, namun, tidak melakukan apa-apa.

"Meskipun penggugat dan banyak pengguna lain meminta YouTube beraksi untuk menghentikan penipuan berhadiah bitcoin, YouTube berulang kali menunda atau menolak melakukannya," bunyi salah satu tuduhan di berkas tersebut.

Wozniak ditulis mengalami kerugian imaterial berupa reputasinya yang jelek, sementara pengguna YouTube kehilangan jutaan dolar.

Penggugat meminta pengadilan memerintahkan YouTube menghentikan praktik menayangkan, mempromosikan dan mengambil keuntungan dari video kriminal seperti itu.

YouTube mengatakan mereka segera menindak jika mendeteksi ada pelanggaran terhadap kebijakan mereka, termasuk video scam.


Baca juga: Kesaksian Wozniak, Steve Jobs berubah setelah Apple sukses

Baca juga: Steve Wozniak tutup akun Facebook

Baca juga: Wozniak prediksi inovasi besar teknologi bukan dari Apple

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Mendag: mata uang digital tidak diperbolehkan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar