Pasien sembuh dari COVID-19 di Purbalingga 63 orang dari 72 kasus

Pasien sembuh dari COVID-19  di Purbalingga 63 orang dari 72 kasus

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi. ANTARA/HO-Pemkab Purbalingga/pri.

63 di antaranya telah dinyatakan sembuh, 1 meninggal dan 8 orang dalam perawatan intensif
Purbalingga (ANTARA) - Bupati Purbalingga, Jawa Tengah, Dyah Hayuning Pratiwi menginformasikan bahwa total pasien COVID-19 di wilayah setempat yang telah dinyatakan sembuh terus bertambah hingga mencapai 63 orang.

"Berdasarkan data terbaru hari ini, dari jumlah keseluruhan 72 kasus positif COVID-19 di Purbalingga, 63 di antaranya telah dinyatakan sembuh, satu meninggal dunia dan delapan orang masih dalam perawatan intensif," kata Dyah di Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu.

Dia mengatakan, pihaknya terus berupaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di wilayah ini.

Baca juga: Cegah COVID-19, operasi masker diintensfikan di Purbalingga-Jateng

"Kami terus melakukan tes cepat dan tes usap secara massal, pagi tadi kami baru saja melakukan tes usap secara massal, ada 34 orang yang menjalani tes di Stadion Goentur Darjono," katanya.

Dia menambahkan tes dilakukan guna menemukan dan menelusuri potensi orang tanpa gejala sebagai upaya mencegah penularan virus tersebut di wilayah Purbalingga.

Baca juga: 90 persen lebih pasien COVID-19 di Purbalingga sudah sembuh

"Ini merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran COVID-19, jika hasil tes menunjukkan ada yang terkonfirmasi positif maka dilakukan penanganan untuk mencegah penularan," katanya.

Dia juga mengatakan hasil tes usap akan disampaikan kepada masing-masing warga yang melakukan tes setelah keluar hasil dari laboratorium," katanya.

Sementara itu dia juga kembali mengajak seluruh masyarakat di wilayah ini untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Bupati: Kasus positif COVID-19 di Purbalingga bertambah dua orang

"Saya terus mengingatkan dan mengajak kita semua untuk disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi ini," katanya.

Dia menambahkan masyarakat perlu mengikuti dan mematuhi anjuran-anjuran pemerintah untuk selalu menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak fisik dan menghindari kerumunan.

"Dalam upaya mengatasi pandemi ini kami membutuhkan peran aktif masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, jadikan protokol pencegahan COVID-19 ini sebagai gaya hidup sehari-hari," katanya.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Banjarnegara bertambah jadi 57 orang

Dia mengatakan kunci sukses dalam mencegah virus tersebut adalah dengan meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Mari lindungi diri sendiri dan keluarga kita, juga melindungi orang lain yang ada di sekeliling kita mari bersama-sama kita menerapkan adaptasi kebiasaan baru," katanya.

Bupati menambahkan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan kampanye di tengah masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru.

Baca juga: Film pendek karya pelajar Cilacap dan Kebumen ditayangkan di Viu

 

Pewarta: Wuryanti Puspitasari
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Inovasi mainan kayu berteknologi robotik

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar