Liga Inggris

Bos Villa: hindari degradasi lebih menggembirakan ketimbang promosi

Bos Villa: hindari degradasi lebih menggembirakan ketimbang promosi

Manajer Aston Villa Dean Smith (kedua kanan) memeluk asistennya John Terry setelah memastikan bertahan di Liga Premier Inggris seusai lewat hasil imbang melawan West Ham United dalam laga pekan pemungkas musim 2019/20 di Stadion London, Inggris, Minggu (26/7/2020). (ANTARA/REUTERS/POOL/Andy Rain)

Jakarta (ANTARA) - Manajer Aston Villa Dean Smith keberhasilan menghindari degradasi dari Liga Premier Inggris musim ini jadi pengalaman yang lebih menggembirakan ketimbang ketika ia membawa tim itu promosi musim lalu.

Villa memastikan bertahan di kasta tertinggi setelah berhasil menahan imbang West Ham United 1-1 dalam laga pekan pemungkas musim 2019/20 di Stadion London, Minggu.

"Rasanya lebih baik ketimbang meraih promosi dari playoff musim lalu, demikian adanya," kata Smith dalam komentar purnalaga dilansir laman resmi Villa.

Baca juga: Aston Villa hindari degradasi setelah imbangi West Ham

Tambahan satu poin kontra West Ham cukup membuat Villa bertahan dengan raihan 35 poin, sebab di laga lain Watford menelan kekalahan kontra Arsenal sehingga melorot ke urutan ke-19, sedangkan Bournemouth yang menang melawan Everton cuma bisa mengumpulkan total 34 poin.

"Ini musim yang sulit tetapi musim yang benar-benar menyenangkan. Saya sudah belajar banyak, tentang diri saya, tentang para pemain. Ini pencapaian yang luar biasa, tidak bisa diabaikan," ujar Smith.

Ia mengungkapkan rasa bangga terhadap para pemain yang menunjukkan tekad kuat dalam beberapa pertandingan terakhir. Apalagi saat menang 1-0 melawan Arsenal semakin membakar semangat juang untuk tetap berada di divisi teratas Liga Inggris.

Baca juga: Arsenal kirim Watford terdegradasi
Baca juga: Bournemouth kalahkan Everton, tapi tak selamat dari degradasi


Di samping itu, materi pemain yang tak "istimewa" dibanding kontestan lainnya semakin terasa bermakna atas capaian musim ini.

"Kami mengalami perubahan besar di musim panas dan kami harus membangun kembali skuad, membuat sejumlah perubahan," ujarnya.

"Orang-orang melihat jumlah uang yang kami habiskan daripada apa yang harus kami lakukan. Kami rata-rata 9,5 juta poundsterling per pemain, yang di Liga Premier itu berarti tidak besar," pungkas Smith.

Villa mengawali musim 2019/20 dengan berbelanja banyak tetapi hal itu tak menghindarkan mereka dari keterlibatan bersaing menghindari degradasi musim ini.

Baca juga: Ringkasan dan klasemen akhir Liga Premier Inggris 2019/20
Baca juga: Jamie Vardy sabet sepatu emas musim 2019/2020

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Direksi TVRI patahkan alasan Dewas pecat Helmy soal tayangan asing

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar