Liga 1 Indonesia

Persib akan gandeng suporter sosialisasikan larangan nonton bareng

Persib akan gandeng suporter sosialisasikan larangan nonton bareng

Pekerja memasang tanda dilarang duduk di tribun VIP Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Gedebage, Bandung, Jawa Barat, Kamis (2/7/2020). Pemerintah Kota Bandung siap menjadikan Stadion GBLA menjadi tempat latihan klub liga 1 Persib Bandung setelah memperbaiki beberapa fasilitas yang mengalami kerusakan. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/NZ

Jakarta (ANTARA) - Manajemen Persib Bandung akan menggandeng kelompok suporter untuk menyosialisasikan larangan menggelar nonton bareng (Nobar) maupun datang ke stadion saat Liga 1 Indonesia akan kembali bergulir pada Oktober mendatang.

"Untuk masa dua bulan sebelum kompetisi, kita akan melakukan komunikasi intensif dengan kelompok suporter, sehingga mereka bisa menonton dari rumah sehingga pandemi bisa ditekan," ujar Direktur Persib Teddy Tjahyono dalam diskusi daring yang dipantau dari Jakarta, Senin.

Teddy mengatakan langkah itu diambil untuk menyukseskan penerapan protokol teknis dari PSSI dan PT. LIB terkait keputusan kompetisi yang akan digelar tanpa dihadiri penonton.

Baca juga: Persib Bandung nantikan tanggal pasti kompetisi Liga 1

Apabila seluruh pihak menerapkan larangan-larangan tersebut, maka sepak bola akan berjalan tanpa kekhawatiran terutama memunculkan klaster baru.

"Kami akan melakukan komunikasi dan edukasi (kepada suporter)," kata dia.

Dalam diskusi itu, Teddy menyampaikan alasan Persib yang ngotot ingin melanjutkan kompetisi. Menurutnya, banyak pihak yang menggantungkan hidupnya di dunia sepak bola, maka dari itu liga harus tetap berjalan.

Baca juga: Pemain Persib Bandung diminta kembali jalani latihan mandiri

Di samping itu, belum ditemukannya vaksin COVID-19 dan memaksa masyarakat harus beradaptasi dengan kondisi sekarang, bisa diterapkan pula dalam sepak bola.

"Waktu memulai kompetisi adalah Oktober, dalam dua bulan ke depan kita berharap pandemi bisa mereda. Dengan ketidakpastian pandemi ini, vaksinnya belum ditemukan hingga saat ini, kehidupan kita harus tetap berjalan seperti biasa dengan adaptasi kebiasaan baru," kata dia.

"Sehingga kita harus menentukan titik baru antara kegiatan kita dengan pandemi ini. Kita harus hidup berdampingan, sehingga kita optimis bisa melakukan apapun," kata dia.

Baca juga: Persib Bandung ingin tetap bermarkas di Stadion GBLA

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menpora minta polisi tindak suporter Persija & Persib yang langgar aturan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar