Pelindo 1 optimistis kinerja TPK Pelabuhan Belawan tumbuh

Pelindo 1 optimistis kinerja TPK Pelabuhan Belawan tumbuh

Petugas Pelindo 1 memeriksa dokumen penumpang KM Kelud di terminal penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan Medan, Sumatera Utara, Selasa (28/7/2020). ANTARA FOTO/Septianda Perdana/foc.

Trafik bongkar muat peti kemas di TPK Belawan semester I tahun ini meningkat walapun pada masa pandemi COVID-19, terutama didominasi bongkar muat peti kemas domestik atau antarpulau.
Jakarta (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 optimistis kinerja terminal peti kemas (TPK) Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara, tumbuh selama pandemi COVID-19.

“Trafik bongkar muat peti kemas di TPK Belawan semester I tahun ini meningkat walapun pada masa pandemi COVID-19, terutama didominasi bongkar muat peti kemas domestik atau antarpulau," ujar General Manager TPK Belawan Pelindo 1, Indra Pamulihan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Indra berharap stabilitas dan  perekonomian pada tahun ini dapat terus tumbuh sehingga trafik bongkar muat peti kemas di TPK Belawan tahun 2020 dapat terus meningkat.

Baca juga: Pelindo II tunda ekspansi pelabuhan asing akibat ancaman resesi

Bongkar muat peti kemas di TPK Belawan sampai dengan semester I – 2020 ini sebanyak 424.899 box, naik 6,13 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2019 yang sebanyak 400.368 box. Untuk bongkar muat peti kemas di terminal internasional sampai dengan semester I tahun 2020 sebanyak 209.335 box dan untuk terminal domestik sebanyak 215.564 box.

Angka tersebut sama dengan bongkar muat peti kemas di TPK Belawan sebanyak 531.551 TEUs, naik lima persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019 sebanyak 506.475 TEUs. Terminal internasional melayani bongkar muat peti kemas sebanyak 267.511 TEUs dan terminal domestik sebanyak 264.040 TEUs.

Bongkar muat peti kemas di terminal internasional sebanyak 3.334.462 Ton dengan komoditi dominan untuk impor yakni pupuk, makanan ternak, dan chemical serta komoditas dominan ekspornya meliputi minyak sawit, chemical, dan minyak.

Baca juga: Pelindo III gandeng Ditjen Pajak tingkatkan akurasi data perpajakan

Sementara itu, bongkar muat peti kemas di terminal domestik sebanyak 3.150.594 ton dengan komoditas dominan untuk kegiatan bongkar di terminal ini yakni: kertas, semen, dan gula sedangkan untuk komoditi dominan untuk kegiatan muatnya adalah: pecah belah, alat tulis kantor, dan besi ulir.

Selain itu, kinerja operasional TPK Belawan sampai dengan semester I tahun 2020 di terminal internasional mencapai 54,92 B/S/H (Box/Ship/Hour) dan di terminal domestik mencapai 47,66 B/S/H. Produktivitas di kedua terminal tersebut berada di atas standar kinerja bongkar muat peti kemas yang ditetapkan Kementerian Perhubungan yang sebesar 32 B/S/H.

Selama kurun waktu sampai dengan semester I – 2020, TPK Belawan melayani kunjungan kapal sebanyak 435 call, dengan kunjungan kapal di terminal internasional sebanyak 256 call dan di terminal domestik sebanyak 179 call.

“Kami akan terus memastikan layanan di TPK Belawan selama 24 jam dalam 7 hari untuk menjaga kelancaran logistik dan kami terus optimis trafik bongkar muat peti kemas di TPK Belawan akan meningkat karena aktivitas perekonomian sudah dimulai kembali di masa adaptasi kebiasaan baru,” kata Indra Pamulihan.

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

BUMN berbagi keceriaan Nataru di Kepulauan Riau

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar