Masyarakat Jakarta diminta tetap ikhtiar perangi COVID-19

Masyarakat Jakarta diminta tetap ikhtiar perangi COVID-19

Seorang anak bermain di samping mural bertema COVID-19 di Jakarta, Senin (27/7/2020). Berdasarkan data dari Satgas Penanganan COVID-19 per 27 Juli 2020, kasus positif COVID-19 di Indonesia telah mencapai 100.303 kasus, dimana 58.173 orang dinyatakan sembuh dan 4.838 orang meninggal dunia. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras.

Kita berharap agar ikhtiar ini bisa menuntaskan penyebaran COVID-19
Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta kepada warganya untuk tetap berikhtiar memerangi COVID-19 dengan mengedepankan prilaku 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak 1-2 meter dan mencuci tangan sesering mungkin agar pandemi ini segara dapat diatasi.

"Kita berharap agar ikhtiar ini bisa menuntaskan penyebaran COVID-19 di Jakarta," kata Anies saat rapat virtual membahas mengenai Salat Idul Adha dan Kurban di Masa Pandemi, di Jakarta, Rabu.

Selain itu, Anies meminta agar masyarakat di Jakarta terus mendoakan tenaga medis sebagai garda terdepan dalam menghadapi wabah COVID-19 dengan menangani pasien yang memiliki penyakit pneumonia akibat virus corona jenis baru ini.

Menurut Anies, mereka sangat berisiko tinggi bisa tertular penyakit itu karena sepanjang hari mengurus pasien di rumah sakit. Terlebih, tenaga medis sempat menjadi stigma di masyarakat karena dianggap sebagai pembawa COVID-19.

Baca juga: Rabu, kasus paparan COVID-19 Jakarta tambah 584 orang

"Bayangkan mereka harus menyuapi, tapi dia tahu ini orang bawa COVID-19 dan kalau mendengar tenaga medis betapa menegangkan berinteraksi dengan pembawa COVID-19 setiap hari," ujarnya.

Meski bukan tugas yang mudah dan tetap ada risiko, Anies yakin Jakarta bisa menuntaskan mata rantai penularan COVID-19.

"Kemudian, kita bisa kembali pada kehidupan seperti bisa agar kita merasakan aman, sehat dan produktif," katanya menambahkan.

Baca juga: Penambahan kasus positif COVID-19 di Jakarta kembali tertinggi

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Mobilitas penduduk saat PSBB Transisi Jakarta pengaruhi kasus COVID-19 di Pulau Jawa

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar