Liga 1 Indonesia

LIB dapat dukungan Pemprov DIY gelar Liga 1 2020

LIB dapat dukungan Pemprov DIY gelar Liga 1 2020

Foto ilustrasi: Pesepak bola PSS Sleman Milla (kedua kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persipura Jayapura Arthuur Cunha (kedua kanan) saat laga uji coba jelang laga Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Sabtu (22/2/2020). . ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/aww. (Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)

Jakarta (ANTARA) - Operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menggelar lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2020.

"Kami tidak berkeberatan untuk dilaksanakan pertandingan di dua stadion di Yogyakarta. Bapak Gubernur juga menyampaikan pesan bahwa pada prinsipnya juga tidak ada persoalan tentang hal tersebut sepanjang mematuhi pelaksanaan protokoler kesehatan," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Daerah Istimewa Yogyakarta Kadarmanta Baskara Aji, dikutip dari keterangan resmi LIB di Jakarta, Rabu.

Kadarmanta menyatakan hal tersebut dalam pertemuannya dengan LIB yang diwakili Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita dan Direktur Operasional Sudjarno di Kantor Gubernur DIY, Rabu (29/7).

Baca juga: Sesmenpora minta PSSI bisa jamin tak ada suporter datang ke stadion

Dalam kesempatan tersebut, Kadarmanta berpesan agar pertandingan Liga 1 tidak menciptakan kerumunan di sekitar stadion.

Dia juga meminta protokol kesehatan dijalankan secara ketat bekerja sama dengan instansi terkait.

"Tidak perlu ada promosi untuk mengajak penonton datang ke stadion. Lalu, pelaksanaannya juga harus bekerja sama dengan pihak kesehatan. Siapa yang akan bertanggung jawab atas tes kesehatan dan rumah sakit rujukan harus jelas. Mari kita jaga bersama-sama hajatan ini," tutur Kadarmanta.

Permintaan tersebut disanggupi oleh LIB. Direktur Operasional LIB Sudjarno menyebut bahwa semua pertandingan Liga 1 berlangsung tanpa penonton dan protokol kesehatan dijalankan secara rutin dan ketat.

"Selain tanpa penonton, kami menginformasikan ke Bapak Sekda bahwa protokoler kesehatan akan dijalankan dengan ketat dan disiplin. Misalnya tiap 14 hari semua pemain dan pelatih harus menjalani swab test (tes usap)," tutur Sudjarno.

Baca juga: Kemenpora minta Liga 1 lakukan tes PCR bukan Rapid Test

Liga 1 musim 2020 dipastikan akan berlanjut pada 1 Oktober 2020 hingga 28 Februari 2021. Kompetisi tetap berlangsung semusim penuh dan semua laga digelar di Pulau Jawa.

Dengan dikonsentrasikan di Pulau Jawa, tim-tim akan berpindah-pindah dengan transportasi darat demi mencegah penyebaran COVID-19.

Seluruh kegiatan selama lanjutan liga nantinya dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: LIB dapat dukungan Polda DIY gelar lanjutan Liga 1

Daerah Istimewa Yogyakarta sendiri menjadi markas dari enam tim selama lanjutan Liga 1 2020 yaitu PSM Makassar, Bali United, Persija Jakarta, Persiraja Banda Aceh, Borneo FC dan PSS Sleman.

LIB sebelumnya sudah melakukan verifikasi di dua stadion di Yogyakarta yang digunakan di Liga 1 yaitu Stadion Sultan Agung (Bantul) dan Stadion Maguwoharjo (Sleman). Selain itu, LIB juga telah mendapatkan lampu hijau dari Polda DIY.

Baca juga: Pengamat nilai PSSI terlalu paksakan liga dan abaikan kurva penularan
Baca juga: PSSI dianggap belum beri jaminan kepada klub soal teknis kompetisi
Baca juga: Persipura tak ingin gegabah tentukan sikap soal kompetisi

Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Arema FC perkenalkan pelatih baru, janjikan tim di papan atas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar