Menpora puji kontribusi Purna Paskibraka Indonesia

Menpora puji kontribusi Purna Paskibraka Indonesia

Tangkapan layar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali saat konferensi video di Jakarta. ANTARA/ Muhammad Zulfikar/am.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memuji kontribusi Purna Paskibraka Indonesia (PPI) dalam pembangunan nasional serta dukungan kepada juniornya yang akan bertugas pada peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI

“Purna Paskibraka sangat dibutuhkan. Kita sangat terbuka untuk kerja sama. Kontribusi baik sudah ditunjukkan, apalagi pada saat pelaksanaan HUT Kemerdekaan RI,” kata Menpora pada webinar pelatihan dasar kepemimpinan pemuda di Kemenpora, Jakarta, Rabu.

Selain itu, orang nomor satu di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) itu juga mengapresiasi semangat yang dibangun oleh pengurus dari PPI mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

"Semangat membangun di antara anggota ini luar biasa. Saling memotivasi sesama anggota dan calon anggota. Banyak juga alumni yang sudah berkarier di luar, ada yang menjadi tokoh nasional, dan lain sebagainya,” katanya menambahkan.

Baca juga: Kemenpora raih predikat WTP setelah penantian 10 tahun

Zainudin Amali dalam webinar juga bercerita bahwa pertemuannya dengan PPI tahun ini berbeda dengan sebelumnya karena harus dilalukan secara daring mengingat pandemi COVID-19 belum usai. Namun, keadaan ini tetap tidak menghilangkan semangat silaturahmi.

"Di tengah pandemi ini, tentu suasana berbeda. Situasi tidak seperti biasa. Tentunya kita harus menyesuaikan,” kata politisi Partai Golkar itu.

Menteri asal Gorontalo juga mengingatkan kepada PPI untuk memberi contoh pada masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker jika beraktivitas di luar, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun.

“Pandemi COVID-19, kita tidak tahu itu kapan berakhirnya. Salah satu cara adalah kita tetap menjalankan protokol kesehatan. Tentunya juga jangan lupa berolahraga. Jangan stres, dan selalu bahagia,” pesan Zainudin Amali.

Baca juga: BSANK siap jawab tantangan setelah urung dibubarkan Presiden Jokowi

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Imam Nachrawi dituntut 10 tahun penjara

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar