Polisi berlakukan skema buka tutup di rest area jika lalu lintas padat

Polisi berlakukan skema buka tutup di rest area jika lalu lintas padat

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo saat meninjau penerapan protokol kesehatan COVID-19 di Stasiun Juanda, Kamis (30/7/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

beberapa rest area yang mungkin akan mengalami skema buka-tutup jalur seperti rest area KM 19 dan KM 39 di Jalan tol Jakarta-Cikampek.
Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya  memberlakukan skema buka tutup di area beristirahat atau rest area dan area parkir apabila terjadi kepadatan arus lalu lintas akibat banyaknya kendaraan yang menepi di masa mudik Idul Adha 1441H.

"Kami mohon maaf kepada masyarakat seandainya terjadi antrean untuk masuk ke rest area, kemudian menghambat arus lalu lintas lainnya maka dengan sangat terpaksa kita akan memberlakukan buka tutup," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo saat ditemui di Stasiun Juanda, Kamis.

Baca juga: Pemudik di Terminal Kampung Rambutan tidak sampai sepuluh persen

Lebih lanjut, Sambodo mencontohkan beberapa rest area yang mungkin akan mengalami skema buka-tutup jalur seperti rest area KM 19 dan KM 39 di Jalan tol Jakarta-Cikampek.

"Kemudian ada parking bay, bukan rest area tapi parking bay ya. Itu yang ada toilet dan tempat sholat. Yang biasanya pada masa liburan dipakai masyarakat untuk berhenti sehingga terjadi kepadatan itu juga akan kita buka tutup," kata Sambodo.

Skema buka-tutup rest area merupakan salah satu skema yang telah disiapkan oleh Polda Metro Jaya, skema lainnya yang disiapkan adalah contraflow dan penutupan jalur elevated jika terjadi kepadatan arus lalu lintas.

Baca juga: Polda Metro Jaya tidak lakukan penyekatan untuk mudik Idul Adha

Di masa mudik Idul Adha 1441H bersamaan dengan masa pandemi COVID-19, Polda Metro Jaya tidak akan melakukan penyekatan bagi para pemudik.

"Untuk mudik Idul Adha ini tidak ada penyekatan, situasi berjalan normal. Tol atas (elevated) maupun bawah kita akan buka bahkan kita akan amankan, termasuk di rest area juga akan kita tempatkan anggota," kata Sambodo.

Meski tidak ada penyekatan untuk para pemudik, Sambodo mengatakan pihaknya telah menyiapkan beberapa skema jika terjadi kemacetan akibat arus lalu lintas yang padat selama mudik Idul Adha 1441H.

Baca juga: Polda Metro Jaya perkirakan puncak arus mudik Idul Adha Kamis malam

"Tol elevated misalnya jika sudah tidak bisa dilewati karena terjadi sesuatu, terjadi kecelakaan gitu, jalur elevated itu kita tutup dan kita pindahkan ke bawah," ujar Sambodo.

Puncak arus mudik diperkirakan akan meningkat setelah para pekerja kantoran pulang dan langsung berangkat menuju ke kampung halaman masing-masing.

"Kita perkirakan mulai sore setelah pulang kantor, akan ada peningkatan (arus lalu lintas) di ruas-ruas jalan, baik di jalur arteri maupun di tol," ujar Sambodo.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Jalur ke puncak dialihkan, pengguna jalan pilih ke rest area

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar