Positif COVID-19 bertambah 1.560, sembuh 2.012

Positif COVID-19 bertambah 1.560, sembuh 2.012

Data COVID-19, Sabtu (1/8/2020). ANTARA/Satgas Penanganan COVID-19.

Total konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia menjadi 109.936 kasus dan kasus sembuh menjadi 67.919 orang.
Jakarta (ANTARA) - Laporan harian COVID-19 yang dirilis Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menunjukkan hingga Sabtu pukul 12.00 WIB, penambahan konfirmasi positif mencapai 1.560 kasus, sedangkan yang sembuh bertambah 2.012 orang.

Dengan penambahan itu, maka total konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia menjadi 109.936 kasus dan kasus sembuh menjadi 67.919 orang.

Sementara itu, kasus meninggal dunia bertambah 62 orang sehingga total kasus meninggal akibat COVID-19 menjadi 5.193 orang.

Baca juga: Presiden bersyukur Indonesia naik status ke menengah atas

Hingga Sabtu pukul 12.00 WIB, jumlah spesimen yang diperiksa oleh 320 laboratorium di seluruh Indonesia mencapai 11.190 spesimen dari 9.355 orang, sehingga total spesimen yang sudah diperiksa mencapai 1.517.381 spesimen dari 875.894 orang.

Provinsi dengan penambahan konfirmasi positif tertinggi adalah DKI Jakarta (368 kasus), Jawa Timur (235 kasus) Jawa Tengah (143 kasus), Gorontalo (142 kasus), dan Sulawesi Selatan (130 kasus) Sementara itu, provinsi dengan penambahan pasien sembuh terbanyak adalah DKI Jakarta (679 orang), Jawa Timur (462 orang), Jawa Tengah (301 orang), Sumatera Utara (131 orang), dan Kalimantan Selatan (82 orang).

Baca juga: Indonesia hasilkan lima ventilator yang masuk tahap produksi

Terdapat delapan provinsi yang melaporkan tidak ada penambahan konfirmasi positif baru, yaitu Aceh, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat, Sulawesi Tengah, Lampung, dan Nusa Tenggara Timur.

Jumlah suspek yang masih dipantau mencapai 57.816 orang, sedangkan konfirmasi positif COVID-19 yang masih diawasi mencapai 109.936 orang. 

Baca juga: Prediksi terjadi resesi, ekonom Faisal Basri: Siapkan kondisi terburuk

Pewarta: Dewanto Samodro
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Jakarta sudah uji usap 4 kali lipat standar WHO

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar