Pengurus cabang olahraga tuntut Porprov Sumbar digelar 2021

Pengurus cabang olahraga tuntut Porprov Sumbar digelar 2021

Rapat Komisi V DPRD Sumatera Barat dengan pengurus Cabang Olahraga di DPRD Sumbar, Senin (3/8/2020). ANTARA/Mario Sofia Nasution/am.

Padang (ANTARA) - Sejumlah pengurus cabang olahraga di Sumatera Barat (Sumbar) menuntut janji Komisi V DPRD untuk mencabut SK Gubernur terkait penundaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2020 yang dilaksanakan pada 2022 menjadi 2021.

Ketua Umum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sumbar Yuhendri dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPRD Sumbar di Padang, Senin mengatakan SK tersebut bukan menunda Porprov 2020 tapi menghilangkan satu periode

"Jika memang dilakukan penundaan tentu hanya beberapa bulan saja bukan hingga 2022," katanya.

Baca juga: KONI Sulteng berharap dana hibah bisa secepatnya cair
Baca juga: Persiapan PON Papua 2021 capai 70 persen


Ia mengatakan Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar telah mengundang dinas pemuda dan olahraga di tingkat kota dan kabupaten dan diputuskan tidak ada anggaran untuk pelaksanaan Porprov 2021

Sesuai rapat terdahulu, Komisi V DPRD Sumbar berjanji menjembatani rapat dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk mencari solusi dan menyiapkan anggaran Porprov 2021 dari APBD Sumbar.

"Kami berharap harusnya kita duduk semeja baru terbit SK. Ini malah tanpa ada kabar pelaksanaan Porprov malah dihilangkan," katanya menambahkan.

Tenis meja sendiri, kata dia, telah mempersiapkan atlet sedemikian rupa untuk menghadapi Porprov mulai dari pelatihan berkesinambungan hingga mengikuti latih tanding.

Begitu juga dengan Ketua Persatuan Tinju Nasional (Pertina) Sumbar Togi P Tobing yang mengatakan penundaan ini akan melemahkan pembinaan cabang olahraga yang sudah berjalan dengan baik.

"Mari kita dukung bersama olahraga dan dengarkan apa yang disuarakan cabang olahraga, jangan sampai COVID-19 jadi kambing hitam," kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Komisi V DPRD Sumbar Syahrul Furqon didampingi anggota Ismet Amzis dan Ismunandi Sofyan mengatakan Komisi V akan berupaya menjembatani persoalan tersebut.

Menurut dia kondisi pandemi COVID-19 yang belum dapat dipastikan kapan berakhir tentu jadi persoalan tersendiri.

"Kita tampung aspirasi cabang olahraga ini dan akan kita proses melalui kelembagaan," kata dia.

Baca juga: Atlet Porprov Jambi jalani latihan mandiri
Baca juga: Arena akuatik PON Papua penuhi standar FINA

 

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

DPRD Kota Tangerang sahkan APBD 2020 Rp5 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar