Korban PHK jadi prioritas gelombang IV Kartu Prakerja, sebut Menaker

Korban PHK jadi prioritas gelombang IV Kartu Prakerja, sebut Menaker

Menaker Ida Fauziyah dalam penandatanganan kerja sama BLK Komunitas di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (4/8/2020). ANTARA/HO-Kementerian Ketenagakerjaan/pri.

Dari data yang terhimpun per Mei 2020 ada 1,7 juta ter-PHK dan dirumahkan yang data sudah "by name dan by address"
Jakarta (ANTARA) - Para pekerja yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi COVID-19 menjadi prioritas mendapatkan Kartu Prakerja pada gelombang IV yang akan segera dibuka, kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.

"Untuk yang di PHK, arahan Bapak Presiden mereka mendapatkan prioritas mendapatkan program Kartu Prakerja. Dari data yang terhimpun per Mei 2020 ada 1,7 juta ter-PHK dan dirumahkan yang data sudah 'by name dan by address'," kata Menaker ketika ditemui usai penandatanganan kerja sama Balai Latihak Kerja (BLK) Komunitas di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, di Jakarta, Selasa

Ia menyatakan data itu sudah terverifikasi dan diselaraskan dengan data yang dimiliki oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).

Para pemilik data itu, kata Menaker, akan diproritaskan sebagai penerima Kartu Prakerja, yang selain mendapatkan bantuan biaya pelatihan juga insentif pascapelatihan.

"Ini yang diprioritaskan untuk mendapatkan program Kartu Prakerja yang akan dimulai lagi, batch IV akan dimulai lagi," kata Ida Fauziyah.

Baca juga: Di Hari Buruh, Presiden KSPI peringatkan darurat PHK akibat COVID-19

Baca juga: Kemnaker catat 1,9 juta pekerja dirumahkan akibat COVID-19

Sementara itu, Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja sebelumnya mengatakan Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian (Permenko) yang merupakan turunan dari Peraturan Presiden (Perpres) 76/2020 Tentang Kartu Prakerja sedang difinalisasi dan beberapa kesepakatan dari berbagai Kementerian dan Lembaga juga tengah diproses.

"Di sisi operasi, Manajemen Pelaksana sedang menyiapkan hal-hal teknis untuk mengakomodasi Perpres, Permenko baru dan arah kebijakan komite," sebut peryataan resmi Manajemen Pelaksana dalam pernyataan yang dikutip Selasa (4/8).

Menurut manajemen, segera setelah diputuskan oleh Komite Cipta Kerja maka pendaftaran untuk Gelombang IV akan dibuka sebelum akhir pekan ini.

Manajemen juga mengatakan bahwa penerima Kartu Prakerja Gelombang IV akan lebih besar dibandingkan tiga gelombang sebelumnya.

Baca juga: Presiden Jokowi minta korban PHK jadi prioritas dapat Kartu Pra Kerja

Baca juga: KPK sampaikan tujuh rekomendasi perbaikan pelaksanaan Kartu Prakerja

Baca juga: Menko Perekonomian: Pekerja yang dirumahkan dan PHK 1,7 juta orang

Baca juga: ICW: Tak ada standar harga pelatihan di Kartu Prakerja


 

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Cerita peserta Kartu Prakerja

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar