Plt Gubernur Aceh terima Penghargaan Peduli Satwa Liar

Plt Gubernur Aceh terima Penghargaan Peduli Satwa Liar

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah beserta unsur Forkopimda Aceh lainnya, menerima piagam penghargaan sebagai pihak pemangku kepentingan yang mendukung konservasi satwa liar di Aceh dari Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Wiratno di Banda Aceh, Selasa

Kami memberikan apresiasi kepada semua pihak yang berperan mendukung konservasi satwa liar di Aceh
Banda Aceh (ANTARA) - Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menerima penghargaan dari Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI karena dinilai peduli dan mendukung konservasi satwa liar di Aceh.

“Kami memberikan apresiasi kepada semua pihak baik individu maupun organisasi yang telah berperan mendukung langkah-langkah konservasi satwa liar di Aceh,” kata Direktur Jenderal KSDAE, Wiratno di Banda Aceh, Selasa.

Pernyataan itu disampaikan di sela-sela memberikan penghargaan kepada Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan sejumlah tokoh lainnya seperti Wali Nanggroe Aceh, Ketua DPR Aceh, Kapolda Aceh, Pangdam Iskandar Muda, Bupati Aceh Tamiang, Bupati Pidie, Bupati Bener Meriah dan Bupati Aceh Timur.

Baca juga: Kebun Binatang Bandung tambah koleksi sepasang kura-kura ceper

Ia menjelaskan penghargaan tersebut diberikan untuk sejumlah individu dan organisasi lainnya yang telah berperan mendukung langkah-langkah konservasi satwa liar di Aceh.

Wiratno mengatakan upaya konservasi alam dan satwa liar harus dilakukan dengan lima konsep yaitu kepedulian, keberpihakan, kepeloporan, konsistensi dan kepemimpinan.

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan kegiatan yang dilaksanakan Ditjen KSDAE itu patut didukung dan diapresiasi.

Baca juga: Aparat pemerintah gagalkan perdagangan ilegal 1.752 burung di Riau

"Dengan kegiatan ini, ekosistem dan keseimbangan alam di daerah kita tentu akan terjaga lebih baik," kata Nova.

Nova mengatakan Aceh merupakan daerah yang kaya akan keanekaragaman hayati, di mana hampir semua satwa yang terdapat di Pulau Sumatera terdapat di Aceh.

"Sebagian dari satwa itu terancam punah, dan benar-benar akan punah jika tidak ada tindakan untuk menyelamatkannya, " kata Nova.

Baca juga: BKSDA-SBI percepat pelepasliaran bekantan

Menurut Nova, dengan luas area hutan Aceh yang mencapai 3,5 juta hektare, maka tidak mudah bagi pihaknya untuk melindungi semua satwa liar tersebut.

“Kami Kepada setiap individu dan kelompok masyarakat untuk bekerjasama melindungi satwa liar yang berada di Aceh,” kata Plt Gubernur Aceh turut didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto.

Baca juga: Gunma Park Jepang berikan bantuan konservasi satwa liar Indonesia

Pewarta: M Ifdhal
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Bea Cukai Aceh musnahkan 3 juta rokok ilegal

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar