Saham Tokyo melemah tertekan kenaikan yen, kekhawatiran tentang laba

Saham Tokyo melemah tertekan kenaikan yen, kekhawatiran tentang laba

Dokumentasi - Karyawan Bursa Efek Tokyo (TSE) sedang memperhatikan pergerakan grafik melalui monitor, Tokyo, Jepang (11/10/2018). ANTARA/REUTERS/Issei Kato/am.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 96,70 poin atau 0,43 persen
Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, karena yen yang relatif kuat terhadap dolar AS menekan sentimen, sementara kekhawatiran tentang laba perusahaan domestik juga membebani setelah beberapa hasil yang mengecewakan.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 96,70 poin atau 0,43 persen, dari tingkat penutupan Rabu (5/8/2020), menjadi mengakhiri perdagangan di 22.418,15 poin. Sehari sebelumnya, indeks Nikkei 225 turun 58,81 poin atau 0,26 persen menjadi 22.514,85 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 4,83 poin atau 0,31 persen, menjadi berakhir pada 1.549,88 poin. Indeks Topix melemah 0,55 poin atau 0,04 persen menjadi 1.554,71 poin pada akhir perdagangan Rabu (5/8/2020).

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan produk makanan, transportasi darat, serta tenaga listrik dan gas merupakan yang paling banyak menurun pada penutupan perdagangan.

Baca juga: Saham Tokyo dibuka merosot, tertekan kenaikan yen
Baca juga: Saham Tokyo ditutup melemah karena investor mengambil keuntungan

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar