Walt Disney World kurangi jam operasional kunjungan

Walt Disney World kurangi jam operasional kunjungan

Cinderella Castle. (REUTERS/GREGG NEWTON)

Jakarta (ANTARA) - Taman hiburan Walt Disney World memutuskan untuk mengurangi jam operasional di keempat taman hiburannya, setelah pembukaan kembalinya secara bertahap pada bulan lalu di tengah lonjakan kasus COVID-19 di Florida, Amerika Serikat.

Dikutip dari The Hollywood Reporter, Minggu, Magic Kingdom dan Disney's Hollywood Studios akan tutup satu jam lebih awal dari biasanya, sementara Epcot di Walt Disney World Resort dan Disney's Animal Kingdom akan buka kurang dari 2 jam setiap hari. Perubahan jam ini akan dimulai pada 8 September dan tetap berlaku hingga Oktober.

Pembaruan lebih lanjut atau perubahan jadwal operasional akan diunggah ke situs Walt Disney World.

Setelah berbulan-bulan ditutup karena pandemi virus corona baru, Walt Disney World memulai pembukaan kembali bertahap pada pertengahan Juli dengan peraturan wajib mengenakan masker untuk pengunjung dan staf, serta langkah-langkah keamanan lainnya seperti jarak sosial dan peningkatan sterilisasi dan persyaratan pembersihan.

Baca juga: Walt Disney World Resort dikritik warganet karena iklan terbarunya

Baca juga: Sejumlah pekerja Disneyland protes rencana pembukaan kembali


Untuk dapat masuk ke taman, para tamu harus memiliki reservasi dan tiket, karena kapasitasnya dibatasi pada jumlah tertentu, setidaknya sekitar 30 persen.

Minggu lalu, Walt Disney Co. mengungkapkan dampak finansial dari penutupan taman-tamannya, mencatat kerugian fiskal kuartal ketiga sebesar 3,5 miliar dolar AS.

"Pendapatan untuk kuartal tersebut turun 85 persen menjadi 1 miliar dolar AS, dan hasil operasi segmen turun 3,7 miliar dolar AS," menurut laporan triwulanan Disney beberapa waktu lalu.

"Hasil operasi yang lebih rendah untuk kuartal tersebut disebabkan oleh penurunan baik di taman domestik dan internasional dan bisnis pengalaman dan pada tingkat yang lebih rendah, pada perizinan barang dagangan dan bisnis ritel kami," paparnya melanjutkan.

Walt Disney World sebelumnya juga mendapat kecaman pada bulan lalu karena video promosi "Welcome" yang diunggah di media sosialnya, yang menampilkan karyawan bermasker yang menyambut pengunjung kembali ke taman hiburan.

Beberapa pengguna di Twitter dan Instagram menuduh taman hiburan tersebut membahayakan staf dan pengunjung mereka dengan membuka kembali tempatnya terlalu dini, dan mendorong mereka untuk mempertimbangkan tetap menutupnya hingga kondisi sudah memungkinkan.


Baca juga: Disney World larang pengunjung makan-minum sambil berjalan

Baca juga: Di Hong Kong ditutup, Disneyland di Paris dibuka lagi

Baca juga: Baru dibuka, Disneyland Hong Kong tutup lagi besok

Penerjemah: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar