Pencarian tiga polisi patroli tenggelam di Kaltara dilanjutkan Senin

Pencarian tiga polisi patroli tenggelam di Kaltara dilanjutkan Senin

Ilustrasi - Pencarian tiga polisi patroli tenggelam di Kaltara. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Kepolisian RI akan melanjutkan pencarian tiga personelnya yang hilang akibat kapal cepat patroli tenggelam di Pulau Tibi Kabupaten Tanah Tidung, Kalimantan Utara pada Senin 10 Agustus 2020.

"Malam ini belum dapat ditemukan tiga personel yang hilang, pencarian akan dilanjutkan besok. Setelah menutup pencarian malam ini, personel dari KP Kepodang menggelar sholat maghrib berjamaah dan membacakan Surat Yasin di atas KP Kepodang," kata Kakorpolairud Irjen Pol Lotharia Latif di Jakarta, Minggu.

Pembacaan Surat Yasin tersebut kata dia untuk keselamatan tiga personelnya yang masih belum ditemukan sampai pencarian malam ini.

Tiga personel yang masih dalam pencarian, yakni Brigpol Ivan Bilasman, Bharatu Yoseph Arianto, dan Bharatu Donni Budi Santoso.

Baca juga: "Speedboat" patroli Polri tenggelam di Pulau Tibi

Irjen Pol Lotharia Latif juga menjelaskan yang tenggelam bukanlah Kapal Patroli Kepodang-5001 melainkan kapal cepat atau speedboat patroli dari KP Kepodang.

"Oh iya, yang tenggelam bukan KP Kepodang-nya ya, KP kepodang itu semacam kapal gedenya, sekitar 40 meter ukurannya, yang tenggelam speedboat patroli KP Kepodang," katanya.

Kapal cepat atau speedboat berawak anak buah kapal Kapal Patroli Kepodang-5001 milik Kepolisian RI tenggelam di perairan Pulau Tibi Kabupaten Tanah Tidung, Kalimantan Utara.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan kronologi kejadian tenggelamnya kapal patroli tersebut berawal Sabtu 8 Agustus 2020 sekira pukul 20.00 WITA tim Patroli KP Kepodang-5001 melaksanakan patroli rutin.

Baca juga: KRI Teluk Jakarta-541 tenggelam di perairan timur laut Pulau Kangean

"Dipimpin oleh Bripka Ujang beserta lima personil lainnya melaksanakan Patroli rutin di sekitar perairan Juata ke arah Pulau Tibi dengan menggunakan speedboat berwarna abu-abu dengan mesin tempel 40 PK," katanya.

Pada pukul 23.00 WITA cuaca memburuk di sekitar perairan Tarakan Utara. Kemudian pukul 00:00 WITA sampai dengan 06:30 WITA 9 Agustus 2020 personel piket KP Kepodang-5001 hilang kontak dengan tim Patroli.

Pada Pukul 08.00 WITA, tim SAR menemukan tiga orang tim Patroli atas nama Bripka Ujang, Brigpol Amrullah (ABK), Bharada Rivaldi U'jae. Ketiga personel tersebut langsung dievakuasi ke KP Kepodang dalam kondisi sehat.

Baca juga: TNI-AL investigasi penyebab kebakaran-tenggelamnya KRI Rencong-622

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar