Pasien positif COVID-19 di Kulon Progo meninggal sebanyak dua orang

Pasien positif COVID-19 di Kulon Progo meninggal sebanyak dua orang

Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati. (Foto ANTARA/Sutarmi)

PDP-119 meninggal Minggu (9/8), dan hasil tes usap yang keluar Senin ini hasilnya positif
Kulon Progo (ANTARA) - Pasien positif terjangkit COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang meninggal dunia sebanyak dua orang dari total kasus positif corona sebanyak 45 kasus.

Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Senin, mengatakan Senin ini ada penambahan satu pasien positif COVID-19 yang awalnya berstatus pasien dalam pengawasan, dan sudah dinyatakan meninggal pada Minggu (9/8).

"Penambahan satu kasus adalah PDP-119 yang meninggal Minggu (9/8), dan hasil tes usap yang keluar Senin ini hasilnya positif," kata Baning.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Kulon Progo bertambah dua kasus

Ia mengatakan Dinas Kesehatan Kulon Progo masih melakukan penelusuran terhadap PDP-119 atau KP-45 yang meninggal di RSUP dr Sardjito.

Dinkes sudah melakukan pengambilan tes usap post mortem menunggu hasil RT-PCR. Riwayat kontak masih dalam penelusuran.

Selanjutnya, terhadap semua kontak erat kasus positif hidup maupun meninggal sudah dilakukan pelacakan, karantina dan desinfeksi lingkungan.

Baca juga: Satu pasien positif COVID-19 di Kulon Progo dinyatakan sembuh

"Swab terhadap kontak erat sudah mulai dilakukan pada Minggu (9/8) dan hari ini," katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo total kasus pasien positif COVID-19 sebanyak 45 orang, dengan rincian 17 orang dirawat, 26 orang sembuh dan dua orang meninggal dunia.

"Tingkat kesembuhan pasien positif COVID-19 di Kulon Progo sebesar 57,78 persen," katanya.

Baca juga: Pasien COVID-19 sembuh di Kulon Progo sebanyak empat orang

Untuk itu, Baning mengharapkan masyarakat selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan benar, melaporkan semua pelaku perjalanan dan melaksanakan karantina dengan taat agar di Kulon Progo tidak terjadi penambahan kasus khususnya yang transmisi lokal.

"Kami mengharapkan masyarakat jangan lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat," katanya.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Kulon Progo bertambah dua kasus

Pewarta: Sutarmi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden resmikan Yogyakarta International Airport

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar