Kelurahan Manggarai Selatan panen perdana sayuran hidroponik

Kelurahan Manggarai Selatan panen perdana sayuran hidroponik

Pemuda Karang Taruna Manggarai Selatan, Jakarta memanen sayuran hidroponik perdana lewat program pertanian perkotaan, Senin (10/8/2020) (ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Selatan)

Panen perdana cukup memuaskan, ada bayam hijau dan bayam batik sebanyak 18 ikat, berat masing-masing per ikat 250 gram
Jakarta (ANTARA) - Kelurahan Manggarai Selatan, Kota Jakarta Selatan melaksanakan panen perdana  aneka sayuran hasil budidaya secara hidroponik dalam program pertanian perkotaan di masa pandemi COVID-19, Senin.

Lurah Manggarai Selatan Istambul Afrikana mengatakan pertanian perkotaan di wilayah Manggarai Selatan dikelola oleh pemuda dan pemudi Karang Taruna sejak dua pekan lalu.

Baca juga: Produk pertanian Karang Taruna di Jaksel masuk pasar modern

"Ini panen perdana Kelurahan Manggarai Selatan setelah pandemi COVID-19 dan masa PSBB transisi melalui pertanian hidroponik," kata Istambul.

Istambul menyebutkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggalakkan pertanian perkotaan dengan sistem hidroponik yang tidak membutuhkan lahan luas untuk membudidayakan sayuran.

Baca juga: Penjualan kebutuhan pokok di Toko Tani Center meningkat 100 persen

Budidaya sayuran secara hidropnik cocok untuk dikembangkan oleh masyarakat perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan.

"Panen perdana cukup memuaskan, ada bayam hijau dan bayam batik sebanyak 18 ikat, berat masing-masing per ikat 250 gram," ujar Istambul.

Baca juga: Kementan akui karantina wilayah hambat distribusi pangan ke Jakarta

Menurut Istambul, kegiatan budidaya sayuran dengan cara hidroponik dapat mengalihkan kegiatan pemuda di masa pandemi untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Dengan menanam sayuran, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan serat yang baik untuk kesehatan.

Selama dua pekan para pemuda Kelurahan Manggarai Selatan melakukan budidaya hidroponik hingga akhirnya  bisa panen.

Istambul berharap para pemuda Karang Taruna dapat mengembangkan budidaya pertanian perkotaan secara hidroponik sehingga bisa menjadi mata pencaharian bagi masyarakat sekitar.

Dengan panen yang banyak, sayuran organik tersebut dapat dipasarkan ke swalayan atau pusat perbelanjaan di wilayah Manggarai Selatan.

Istambul juga meminta kepada pemuda pemudi Karang Taruna Manggarai Selatan agar terus berinovasi dan berkreasi terlebih di masa pandemi COVID-19.

Sebelumnya, Karang Taruna Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan telah lebih dulu sukses memasarkan produk sayuran hidroponik ke pusat perbelanjaan di wilayah tersebut.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Konsep pertanian perkotaan di Jakarta tumbuhkan masa depan hijau

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar