Kapal panjang 160 meter kembali sandar di Pelabuhan Boom Baru

Kapal panjang 160 meter kembali sandar di Pelabuhan Boom Baru

Kapal KM Oriental Gold bersandar di Pelabuhan Boom Baru Palembang, Jumat (7/8). (ANTARA/HO/20)

Kapal besar ini menjadi yang kedua setelah pada Juli lalu ada kapal KM Oriental Gold
Palembang (ANTARA) - Kapal dengan panjang 160 meter kembali bersandar di Pelabuhan Boom Baru Palembang dengan memanfaatkan jalur Sungai Musi untuk mengangkut kargo peti kemas.

Asisstant DGM Komersial PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Palembang, Marlamb S Y di Palembang, Senin, mengatakan, kapal milik perusahaan pelayaran PT Salam Pacific Indonesia Line “KM Oriental Emerald” ini bersandar di pelabuhan pada Jumat (7/8)

“Kapal besar ini menjadi yang kedua setelah pada Juli lalu ada kapal KM Oriental Gold dengan panjang 162 meter,” kata dia.

Marlamb menjelaskan dengan sandarnya kapal tersebut merupakan satu pencapaian untuk IPC Group Palembang. Apalagi, mengingat pelabuhan di Palembang merupakan pelabuhan sungai.

“Pelabuhan sungai memiliki keterbatasan dan perbedaan kolam pelabuhan dengan yang ada di pelabuhan laut dalam,” katanya.

Menurutnya, proses penyandaran kedua kapal tersebut memiliki tantangan tersendiri mengingat draft kapal yang cukup besar dan jarak tempuh kapal dari laut ambang luar sampai dengan dermaga Boom Baru berkisar 90 km.

Belum lagi kedalaman alur sepanjang Sungai Musi yang berbeda-beda, sehingga pihak IPC Palembang harus memastikan data pasang surut air Sungai Musi.

“Tujuannya untuk meminimalkan risiko kandasnya kapal selama proses penyandaran,” kata dia.

Ia mengemukakan perusahaan berharap pasar Pelabuhan Palembang dapat semakin luas setelah bersandarnya dua kapal besar tersebut.

“Dan produktivitas IPC Group Palembang dapat meningkat sehingga dapat memberikan dampak positif kepada perekonomian daerah secara umum,” kata dia.

Kapal KM Oriental Gold juga singgah di beberapa pelabuhan di Indonesia bagian barat dengan rute tujuan Jakarta – Padang – Aceh – Belawan – Batam – Palembang – Merak – Jakarta.

Baca juga: Kapal muatan 71.582 ton pakan ternak sandar di Terminal Teluk Lamong

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

4 bulan kandas di perairan Batam, kapal Iran belum bisa dipindahkan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar