Huawei luncurkan tablet entry level MatePad T8

Huawei luncurkan tablet entry level MatePad T8

Tablet Huawei MatePad T8. (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - Huawei Consumer Business Group Indonesia meluncurkan tablet terbaru di kelas entry level, MatePad T8, yang dirancang untuk mendukung belajar online di rumah.

"HUAWEI berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi dan menjawab kebutuhan pasar dengan memberikan yang terbaik untuk konsumen Indonesia khususnya anak-anak. Dalam era digital dan kondisi pembelajaran online saat ini, konsumen membutuhkan perangkat yang dapat mendukung produktivitas mereka secara efisien dan praktis," kata Deputy Country Director Huawei CBG Indonesia, Lo Khing Seng, dalam siaran pers, dikutip Selasa.

Menargetkan pengguna anak-anak, MatePad T8 memiliki layar 8,0 inci resolusi 1280x800. Tablet ini berbobot ringan, 310 gram, sementara dimensinya 121,1x199,7x8,55 milimeter.

Perbandingan layar ke bodi tablet sebesar 80 persen, sementara untuk bezel, Huawei memberikan jarak 4,9 milimeter untuk tampilan yang luas.

Perangkat ini dilengkapi dengan penutup belakang dari logam, yang bisa disesuaikan, berfungsi memberikan perlindungan ekstra dan mempermudah pengguna agar tidak perlu menggenggam tablet saat menonton.

Huawei menggunakan chip octa-core MediaTek MT8768, dilengkapi RAM 2GB dan kapasitas internal 32GB yang bisa diperluas dengan kartu memori hingga 512GB.

MatePad T8 memiliki baterai berkapasitas 5.100mAh, diklaim bisa digunakan untuk menjelajah internet selama 12 jam serta memutar video 12 jam.

Tablet yang berjalan dengan sistem operasi EMUI10 ini sudah dibanderol dengan mode dan aplikasi untuk anak-anak, antara lain Kids Corner, Recorder, Camera, Multimedia dan Kids Painting.

Tablet ini akan dipasarkan seharga Rp1.649.000.


Baca juga: Huawei akan berhenti produksi chipset Kirin karena tekanan AS

Baca juga: Segmen ponsel menengah atas padat, ini komparasinya

Baca juga: Huawei gelar program sertfikasi SDM TIK di Asia Pasifik

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Lanjutan upaya pembuktian bahwa Meng Wanzhou benar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar