Empat tenaga medis di Tanjungpinang positif COVID-19, sebut Wali Kota

Empat tenaga medis di Tanjungpinang positif COVID-19, sebut Wali Kota

Ratusan orang yang kontak erat dengan Gubernur Kepri Isdianto maupun staf protokol antre untuk diusap (swab) di Posko RSUP Kepri. ANTARA/Nikolas Panama/aa.

Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang terus melacak pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien, baik di rumah maupun lingkungan kerja, dan tempat beraktivitas lainnya, dilanjutkan dengan pemeriksaan swab
Tanjungpinang (ANTARA) - Pelaksana Tugas Wali Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Rahma  mengemukakan ada empat tenaga medis dari sebanyak enam warga Kota Tanjungpinang terkonfirmasi positif COVID-19, yakni dengan nomor kasus 89 sampai 94.

"Keenam pasien ini merupakan hasil pemeriksaan 'swab' dengan metode PCR yang diterima dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam dan RSUD Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang," katanya di Tanjungpinang, Selasa.

Menurut dia  hasil ini merupakan upaya lanjutan kegiatan pelacakan kontak erat dari pasien yang dirawat di rumah sakit dan pasien yang mempunyai keluhan demam, batuk, kemudian dilakukan pengambilan swab di rumah sakit.

Rahma menjelaskan, keenam pasien terkonfirmasi tersebut, yakni kasus konfirmasi nomor 89, PR, laki-laki, usia 25 tahun, pada akhir bulan Juli 2020 melakukan perjalanan dinas ke Jakarta. ⁣⁣
⁣⁣
Kasus konfirmasi nomor 90, RP, laki-laki, usia 24 tahun, merupakan tenaga kesehatan yang tertular dari pasien yang dirawat dengan keluhan dan diagnosis penyakit bukan COVID, ternyata mempunyai gejala COVID-19. ⁣⁣
⁣⁣
Kasus konfirmasi nomor 91, FR, perempuan, usia 24 tahun, tenaga medis, kontak dengan pasien yang dirawat pada bulan Juli, pasien tidak terdeteksi gejala COVID-19 karena pasien ini dirawat dengan anemia, tapi ada sesaknya. ⁣⁣
⁣⁣
Kasus konfirmasi nomor 92, DU, laki-laki, usia 24 tahun, merupakan tenaga medis yang tertular dari pasien yang dirawat bulan lalu, di mana pasien dirawat karena penyakit lain, dan tidak menunjukkan gejala pernafasan tidak begitu terlihat. ⁣⁣
⁣⁣
Kasus konfirmasi nomor 93, NA, laki-laki, usia 42 tahun, tenaga kesehatan yang terinfeksi dari pasien yang ditangani di rumah sakit. ⁣⁣
⁣⁣
Kasus konfirmasi nomor 94, FA, Laki-laki, usia 36 tahun, tertular dari pasien nomor 81.⁣⁣
⁣⁣
Ia menyatakan Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang terus melacak pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien, baik di rumah maupun lingkungan kerja, dan tempat beraktivitas lainnya, dilanjutkan dengan pemeriksaan swab. ⁣⁣
⁣⁣
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi COVID-19. Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan lebih sering," demikian Rahma.
⁣⁣

Baca juga: Tanjungpinang banjir papan bunga untuk Wali Kota Syahrul

Baca juga: Istri dan dokter pribadi Wali Kota Tanjungpinang positif COVID-19

Baca juga: Tanjungpinang kibarkan bendera setengah tiang untuk Wali Kota

Baca juga: Bocah 8 tahun di Tanjungpinang positif COVID-19

Pewarta: Ogen
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

IDI: Ringankan beban tenaga medis dengan patuhi 3M

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar