Danrem 042/Gapu kerahkan patroli gabungan karhutla ke batas Sumsel

Danrem 042/Gapu kerahkan patroli gabungan karhutla ke batas Sumsel

Personel gabungan TNI, Polri dan Polhutan saat mengikuti apel Markas Korem 042/Garuda Putih (Gapu) Jambi sebelum melakukan patroli karhutla ke kawasan perbatasan dengan Provinsi Sumsel. (ANTARA/HO/ Penrem Gapu)

Kita percaya bahwa kebakaran hutan dan lahan bisa dicegah
Jambi (ANTARA) - Puluhan personel gabungan TNI, Polri dan polisi kehutanan dikerahkan melakukan patroli mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan ke perbatasan Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan.

Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M Zulkifli selaku Pelaksanaan Harian Dansatgas Karhutla Provinsi Jambi, Rabu, melepas 32 orang personel gabungan itu yang akan berangkat ke Kecamatan Sungaigelam Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi dengan Desa Muara Medak Kacamatan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyu Asin Provinsi Sumatera Selatan.

Tim patroli gabungan yang berjumlah 32 personel tersebut terdiri dari TNI 15 personel, Polri 11 personel dan Polhut enam personel.

Tim dipimpin oleh Mayor Inf Widi dan nantinya di sasaran akan bergabung dengan pihak perusahaan dan masyarakat melaksanakan patroli bersama guna mengantisipasi jangan sampai terjadi pembakaran hutan dan lahan serta pemalakan liar di daerah tersebut.

Brigjen TNI Zulkifli mengatakan Satgas akan berada bersama-sama dengan masyarakat setiap harinya untuk melakukan gerakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan melaksanakan patroli edukasi dan sosialisasi serta melaksanakan pendekatan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Baca juga: Kapolda Jambi cek kendaraan perlengkapan penanggulangan karhutla

Baca juga: Cegah karhutla di Jambi, APHI siap berikan dukungan


"Tugas dan tanggung jawab Satgas gabungan besar dan sangat mulia. Kita percaya bahwa kebakaran hutan dan lahan bisa kita cegah, karena sebagian besar disebabkan oleh faktor manusia," kata Danrem.

Sehingga pendekatan secara intens kepada masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan menjadi kunci utama dalam keberhasilan melaksanakan gerakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Danrem juga mengingatkan dalam pelaksanaan tugas di lapangan harus tetap berpedoman pada protokol kesehatan dan mengutamakan faktor keamanan personel.

"Laksanakan secara humanis dan simpati sehingga tujuan tugas dapat dicapai dengan baik," kata Danrem Gapu menambahkan.

Baca juga: Cegah karhutla, apel siaga dan pelatihan digelar di Jambi

Baca juga: Program desa makmur peduli api tepat cegahan karhutla di Jambi

Pewarta: Syarif Abdullah dan Dodi Saputra
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pameran batik Jambi di Ibu kota agar perajin bertahan di tengah pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar