KKP ingin lulusan politeknik kelautan perikanan jadi pengusaha

KKP ingin lulusan politeknik kelautan perikanan jadi pengusaha

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam acara Wisuda Daring Nasional Pendidikan Tinggi Lingkup KKP, Senin (10/8/2020). ANTARA/M Razi Rahman

Yang paling penting kalian sekolah bisa menjadi generasi produktif, jangan sedih jika tidak terima pada pekerjaan yang diinginkan. KKP menyiapkan semua program yang menjadi peluang untuk anda semua
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menginginkan lulusan politeknik kelautan dan perikanan dapat merintis usaha seperti dalam bidang budidaya perikanan dalam rangka turut mengembangkan sektor kelautan dan perikanan nasional.

"Jadilah pengusaha di sektor kelautan dan perikanan," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat.

Edhy Prabowo dalam kunjungannya ke Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Jembrana, Bali, 12 Agustus, menginginkan lulusan di perguruan tinggi tersebut untuk dapat membangkitkan budidaya udang sebagai penunjang sektor pariwisata.

Menteri Kelautan dan Perikanan menegaskan bahwa pendidikan di Poltek KP bukan hanya sekadar lambang dan ajang gagah-gagahan, tetapi kawah candradimuka yang mampu mencetak generasi handal sektor kelautan dan perikanan.

"Tidak banyak yang dapat sekolah sampai Politeknik KP. Kalian akan menunjukkan kepada masyarakat dan dunia bahwa kalian adalah generasi muda Indonesia yang mampu berkiprah lebih besar lagi," ucapnya.

Kepada para siswa, Menteri Edhy mengingatkan agar mereka tidak hanya bercita-cita menjadi pegawai negeri sipil. Terlebih peluang dari sektor yang mereka pelajari menjanjikan sejumlah peluang usaha, baik dari perikanan tangkap, budidaya ikan, pengolahan, maupun pemasaran hasil perikanan.

Sebagai bentuk dukungan, KKP di bawah komando Menteri Edhy juga menyiapkan sejumlah program untuk menampung kreativitas dan inovasi para alumni Poltek KP.

"Yang paling penting kalian sekolah bisa menjadi generasi produktif, jangan sedih jika tidak terima pada pekerjaan yang diinginkan. KKP menyiapkan semua program yang menjadi peluang untuk anda semua," ujarnya.

Salah satu bentuk dukungan tersebut ialah dengan menyediakan akses pemodalan bagi taruna dan taruni yang telah lulus, antara lain dana bergulir di Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Penyedia Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP). Selain itu, terdapat akses pemodalan lain yang berasal dari program kredit usaha rakyat (KUR).

Dia berharap, dengan ilmu dan dukungan pemerintah, muncul enterpreneur-entepreneur atau wirausahawan-wirausahawan baru hasil didikan Poltek KP.

KKP pada 10 Agustus juga telah melakukan upacara kelulusan terhadap 1.356 wisudawan dari 10 Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP), serta dari Akademi Komunitas KP Lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Sebanyak 10 politeknik tersebut adalah Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jakarta, Politeknik KP Sidoarjo, Politeknik KP Bitung, Politeknik KP Sorong, Politeknik KP Karawang, Politeknik KP Bone, Politeknik KP Kupang, Politeknik KP Pangandaran, Politeknik KP Dumai, Politeknik KP Jembrana, dan Akademi Komunitas KP Wakatobi.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (SDM) KKP Sjarief Widjaja menyatakan, pihaknya terus mengupayakan peningkatan kualitas lulusan politeknik KKP sehingga meluluskan wisudawan yang unggul.

Sjarief menyatakan, ada tiga capaian kompetensi yang harus dimiliki setiap lulusan yaitu pengetahuan, keterampilan, serta siap yang mulia.


Baca juga: KKP gandeng IIPC sasar investor dari Amerika dan Australia

Baca juga: Dukung pertumbuhan ekonomi, KKP jaga daya beli pembudidaya ikan

Baca juga: Edhy Prabowo: tangkap kapal asing keseriusan awasi perairan Indonesia


 

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemprov tegaskan Perda RZWP3K tidak untuk persulit nelayan dan pengusaha

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar