Orang tua tak perlu cemas daftarkan anak kuliah ke PTS, kata LL Dikti

Orang tua tak perlu cemas daftarkan anak kuliah ke PTS, kata LL Dikti

Kepala LL DIKTI Wilayah X Prof Herri. (FOTO ANTARA/Laila Syafarud)

Tahun 2020 ini LL DIKTI Wilayah X mendapatkan jatah beasiswa sekitar 12 ribu penerima yaitu 7.000 kuota untuk beasiswa sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) dan 5.000 kuota untuk beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah
Padang (ANTARA) - Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL DIKTI) Wilayah X Prof Herri mengajak orang tua tidak perlu cemas mendaftarkan anaknya ke perguruan tinggi swasta (PTS) jika terkendala biaya karena pemerintah telah menyediakan beasiswa bagi calon mahasiswa baru yang akan berkuliah.

"Tahun 2020 ini LL DIKTI Wilayah X mendapatkan jatah beasiswa sekitar 12 ribu penerima yaitu 7.000 kuota untuk beasiswa sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) dan 5.000 kuota untuk beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah," katanya di Padang, Jumat.

LL DIKTI Wilayah X adalah satuan kerja Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang menaungi PTS di Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Kepulauan Riau.

Ia menyebutkan kuota beasiswa tahun ini jauh meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya untuk 1.300 orang penerima saja di PTS, sedangkan tahun ini mencapai 12 ribu orang.

Untuk itu, Herri mengimbau agar masyarakat tidak perlu takut menguliahkan anak mereka ke PTS jika terkendala dengan biaya. Karena saat ini pemerintah telah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menempuh pendidikan melalui program beasiswa.

Terkait pendaftaran mahasiswa baru ke PTS di wilayah kerja LL DIKTI X yang meliputi Provinsi Riau, Jambi, Kepulauan Riau, dan Sumbar, Herri mengatakan sampai saat ini masih sedikit yang mendaftar.

Selain itu, menurut dia, masalah ekonomi karena banyaknya masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.

"Mengenai persoalan ekonomi masyarakat tidak perlu khawatir. Karena pemerintah telah memberikan solusi berupa beasiswa," kata dia.

Sebagai lembaga yang menaungi PTS di empat provinsi tersebut, Herri akan terus berupaya mengajak masyarakat agar mendaftarkan anak mereka ke PTS dengan cara membuka penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021 melalui seleksi mandiri yang bekerja sama dengan Politeknik Negeri Padang (PNP), Sumatera Barat.

"Pendaftaran seleksi mandiri sudah dibuka secara serentak sejak 20 Juli hingga 19 Agustus 2020," katanya.

Pendaftaran seleksi mandiri tersebut diikuti sekitar 15 perguruan tinggi dengan 50 program studi (prodi) di antaranya Prodi Rekayasa, Tata Niaga, Kesehatan, Sosial, Ekonomi, Komputer, dan beberapa prodi lainnya.

Sebanyak 15 perguruan tinggi yang melaksanakan pendaftaran seleksi mandiri sebagai berikut Politeknik Caltex Riau, Stikes Perintis, Akper Baiturrahmah, Universitas Bung Hatta (UBH), STTIND, Universitas Taman Siswa, dan Stikes Hang Tuah Tanjung Pinang.

"Kemudian Politeknik Kampar, Unidha, ITP, Institut Kesehatan Prima Nusantara Bukitinggi, STIA LPPN, Universitas Dharmas Indonesia, Universitas Muhammadiyah Sumbar, dan Universitas Abdurrab," demikian Herri.

Baca juga: Ll Dikti Wilayah X sarankan perguruan tinggi swasta digabung

Baca juga: LLDIKTI X akan terapkan Kampus Nagari permudah perkuliahan daring

Baca juga: LL Dikti Wilayah X sebut kuota beasiswa Bidikmisi di PTS meningkat

Baca juga: 9.300 dosen PTS di LL Dikti Wilayah X, baru 29 bergelar profesor


 

Pewarta: Laila Syafarud
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemprov Sumbar bantah longgarkan pemeriksaan sampel COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar