Kasus positif COVID-19 di Siak Riau bertambah 41 orang dalam sehari

Kasus positif COVID-19 di Siak Riau bertambah 41 orang dalam sehari

Ilustrasi COVID-19.(Arsip Antaranews)

per Jumat petang di Kabupaten Siak ada 41 penambahan kasus positif COVID-19
Siak (ANTARA) - Penambahan kasus positif COVID-19 di Kabupaten Siak, Riau, memecahkan rekor terbanyak dalam satu hari yakni mencapai 41 orang yang semuanya dari klaster pekerja perusahaan di Perawang, Kecamatan Tualang.

"Informasi per Jumat petang di Kabupaten Siak ada 41 penambahan kasus positif COVID-19. Kabar lain pada hari ini adalah tidak ada pasien yang dinyatakan sembuh," kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Siak Budhi Yuwono di Siak, Jumat.

Dengan adanya penambahan itu, maka total kasus positif COVID-19 di Kabupaten Siak menjadi 208 kasus terdiri dari 128 pasien dirawat, 78 orang sudah sehat atau sembuh, serta dua orang meninggal dunia.

Baca juga: Bertambah lima pasien COVID-19 sembuh di Siak

Pasien yang masih dirawat itu terbanyak di Rumah Sakit Eka Hospital Kota Pekanbaru yakni 58 orang. Kemudian di Rumah Sakit Umum Daerah Tengku Rafian Siak sebanyak 18 orang, Asrama Haji Siak (13 pasien), RS Awal Bross Sudirman Pekanbaru (dua orang), dan RSUD Arifin Achmad (satu orang).

"Masih ada 175 sampel lagi menunggu hasil uji lab, semuanya tersebar di beberapa Kecamatan di Kabupaten Siak terutama yang kontak erat dengan positif yang telah dites usap," ungkap Budhi.

Baca juga: Siak siapkan sanksi bagi warga tidak pakai masker

Baca juga: GTPP: Warga India pekerja PT Indah Kiat di Siak-Riau positif COVID-19


Total kasus positif COVID-19 di Siak saat ini lebih dari setengahnya dari Kecamatan Tualang. Sebagian besar berawal dari subkontraktor PT Indah Kiat Pulp and Paper dan Pusat Kesehatan Masyarakat Tualang.

Atas kejadian tersebut, Bupati Siak Alfedri ditemani Camat dan Kepolisian Sektor Tualang melakukan pengecekan protokol kesehatan di sejumlah tempat keramaian. Salah satunya di Pasar Tuah Serumpun Kilometer 4 Kelurahan Perawang.

Dia pun juga menegur pedagang yang tidak menyediakan tempat cuci tangan di depan tokonya. Orang nomor satu di negeri istana itu juga mengecek tempat air mencuci tangan umum di pasar dan batas parkiran kendaraan.

Baca juga: Istana Siak kembali ditutup pasca melonjaknya COVID-19

 

Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Taman Nasional Zamrud, 4 pulau mengapung di atas ladang minyak

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar