Satu warga Kabupaten Madiun meninggal akibat COVID-19

Satu warga Kabupaten Madiun meninggal akibat COVID-19

Ilustrasi - Petugas memakamkan pasien terkorfirmasi positif corona warga Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jatim, yang meninggal dunia sesuai protokol kesehatan penanganan COVID-19. (ANTARA Jatim/Louis Rika/Tv)

Setelah dirawat sekitar tiga mingguan, yang bersangkutan meninggal dunia
Madiun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mencatat tambahan satu kasus kematian pasien terkonfirmasi positif corona di wilayah itu saat menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit rujukan, sehingga jumlah kasus meninggal akibat COVID-19 menjadi empat orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun Amam Santosa mengatakan pasien meninggal tersebut berinisial KS.

Baca juga: Pasien COVID-19 sembuh di Kota Madiun bertambah tiga orang

Korban meninggal akibat COVID-19 itu seorang perempuan berusia 57 tahun warga Desa Pagotan, Kecamatan Geger. Yang bersangkutan meninggal di RSUD dr Soedono, Madiun, pada Kamis (13/8).

"Setelah dirawat sekitar tiga mingguan, yang bersangkutan meninggal dunia," ujar Amam Santosa di Madiun, Jumat.

Dalam kesehariannya, semasa hidupnya pasien tersebut bekerja sebagai kepala sekolah di salah satu SDN di Kecamatan Dagangan. Jenazahnya telah dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat sesuai protokol kesehatan penanganan COVID-19.

Baca juga: Pemkab Magetan kembali catat satu kematian pasien akibat COVID-19

Ia menjelaskan ketika terkonfirmasi positif akhir Juli, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 setempat langsung melakukan pelacakan kontak erat. Hasilnya, tiga anggota keluarga KS juga tertular. Yakni, dua anak dan satu menantu, yang terkonfirmasi Rabu (12/8).

Ketiganya kini menjalani isolasi mandiri karena termasuk pasien asimtomatik atau tanpa gejala klinis. Selain itu, pelacakan di lingkungan tempat tinggal maupun sekolah juga telah dilakukan.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Magetan capai 146 orang

Meninggalnya KS menambah jumlah kasus kematian akibat COVID-19 di Kabupaten Madiun. Sebelumnya, sudah ada tiga kasus kematian, sehingga total ada empat pasien meninggal dunia.

Data sebaran COVID-19 Kabupaten Madiun hingga Jumat (14/8) tercatat 62 pasien positif terinfeksi COVID-19. Dari jumlah itu, yang masih dirawat di rumah sakit enam orang, isolasi mandiri empat orang, empat pasien meninggal, dan 48 pasien lainnya telah dinyatakan sembuh.

Pemkab Madiun terus meminta warga disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19 yakni hidup sehat, memakai masker, sering cuci tangan di air mengalir dengan sabun, jaga jarak dan menghindari kerumunan.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Gunung Kidul bertambah menjadi 128 kasus

Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Polres Madiun kampanye protokol kesehatan dengan wayang kulit

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar