Pilkada Sumbar, kalangan milenial deklarasikan "Dunsanak Mulyadi"

Pilkada Sumbar, kalangan milenial deklarasikan "Dunsanak Mulyadi"

Deklarasi Dunsanak Mulyadi di Grand Inna Padang pada Minggu (ANTARA/ Mario Sofia Nasution)

Padang, (ANTARA) - Kelompok anak muda atau kalangan milenial di Sumatera Barat mendeklarasikan diri mereka sebagai "Dunsanak Mulyadi" yang mendukung pasangan Mulyadi-Ali Mukhni di Pemilihan Gubernur Sumbar yang akan digelar pada 9 Desember 2020.

Komandan Relawan Dunsanak Mulyadi,Azizi saat Deklarasi dan Konsolidasi Dunsanak Mulyadi di Hotel Grand Inna Padang, Minggu, mengatakan komunitas ini berisikan anak muda Minangkabau yang menginginkan perubahan di Sumatera Barat.

Menurut dia selama ini belum ada perubahan yang signifikan terjadi di provinsi itu sehingga menimbulkan rasa pesimis dan antipati terhadap politik.

"Hal ini yang kerap terjadi secara terus menerus dan menimbulkan antipati dari kaum milenial," kata dia.

Hal tersebut berubah ketika pasangan Mulyadi menggandeng Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni yang telah terbukti melakukan percepatan pembangunan sesuai dengan kewenangan yang mereka miliki.

"Kita di sini sepakat semua untuk mendukung langkah Mulyadi-Ali Mukhni jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar mendatang," kata dia.

Sementara itu bakal calon Gubernur Sumbar Mulyadi mengatakan Dunsanak Mulyadu ini menggandeng generasi muda sebagai bagian pembelajaran politik yang positif.

Ia mengajak generasi muda agar belajar politik dalam rangka berkontribusi untuk pembangunan Sumbar

Adanya harapan dari generasi muda perubahan sumbar ke depan, dirinya bersama Ali Mukhni berjanji mewujudkan hal tersebut.

Dirinya mengapresiasi keberadaan anak muda ini dan sebagai dunsanak atau saudara saya agar bercerita kepada masyarakat Sumbar untuk mendukung pihaknya dalam pemilihan gubernur nanti.

"Dunsanak ini harus mampu menjelaskan kinerja Mulyadi dan Ali Mukhni kepada masyarakat Sumbar," kata dia.

Sementara itu, Anggota DPR RI Mulyadi yang berpasangan dengan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni akan diusung Partai Demokrat dan PAN yang memiliki jumlah total kursi di DPRD Sumbar sebanyak 20 kursi dari 65 kursi di lembaga legislatif tersebut.

Sesuai aturan pilkada jumlah kursi tersebut telah melewati batas minimal 20 persen jumlah kursi di DPRD Sumbar yakni 13 kursi.

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemprov Sumbar bantah longgarkan pemeriksaan sampel COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar