Satu kecamatan di Kota Batam kembali berstatus zona merah

Satu kecamatan di Kota Batam kembali berstatus zona merah

Data COVID-19 Kota Batam, pada Senin pukul 23.29 WIB

Yang bersangkutan berobat ke RS Soedarsono Darmo Soewito dengan keluhan batuk kering
Batam (ANTARA) - Satu kecamatan di Kota Batam, Kepulauan Riau, yaitu Kecamatan Batam Kota kembali berstatus zona merah, seiring dengan terus bertambahnya warga terjangkit virus corona di kecamatan yang sempat berstatus zona hijau itu beberapa waktu lalu.

Data Gugus Tugas COVID-19 Kota Batam, Senin malam, menyebutkan jumlah pasien yang dirawat karena tertular virus corona di Kecamatan Batam Kota mencapai 26 orang.

Sedangkan Kecamatan Sekupang berstatus zona merah muda atau oranye dengan 12 orang yang masih dalam perawatan karena COVID-19.

Baca juga: Enam positif dan 17 sembuh dari COVID-19 di Batam

Tujuh kecamatan lainnya berstatus zona kuning, dan tiga kecamatan berstatus zona hijau. Ketiganya adalah kecamatan pulau penyangga.

Masih dalam data yang diterbitkan Gugus Tugas COVID-19 Kota Batam, disebutkan terdapat tambahan tujuh orang terpapar virus corona, dan seorang sembuh.

Dengan begitu total 408 warga positif COVID-19, sebanyak 312 orang di antaranya sembuh dan discarded, 24 orang meninggal dan 72 orang lainnya sedang dirawat.

Baca juga: Tinggal 58 orang yang dirawat karena COVID-19 di Batam

Wali Kota Batam Muhammad Rudi dalam keterangan tertulis menyebutkan terkonfirmasi positif nomor 408 adalah ibu rumah tangga berusia 30 tahun warga Kecamatan Nongsa, yang baru tiba dari Medan, Sumatera Utara.

"Yang bersangkutan datang berobat ke RS Soedarsono Darmo Soewito
dengan keluhan batuk kering," kata Rudi.

Kemudian kasus 403 adalah karyawan swasta 50 tahun warga Batam Kota yang terkait dengan terkonfirmasi positif 342, kasus 404 adalah ibu rumah tangga usia 47 tahun warga Lubuk Baja, dan kasus 405 adalah karyawan swasta perempuan berusia 39 tahun warga Batam Kota.

Baca juga: Ajudan Wali Kota Batam positif tertular COVID-19

Kasus 406 karyawan swasta lelaki berusia 30 tahun warga Bengkong, kasus 407 adalah lelaki karyawan swasta 46 taun warga Sekupang dan kasus 408 adalah wiraswasta 35 tahun warga Batam Kota.

Sedangkan seorang warga yang dinyatakan discarded atau sembuh yaitu seorang aparatur sipil negara tenaga kesehatan berusia 29 tahun.

Baca juga: Total pasien sembuh dari COVID-19 di Batam mencapai 265 orang



 

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar