Seorang pengusaha di Tanjungpinang tertular COVID-19

Seorang pengusaha di Tanjungpinang tertular COVID-19

Peserta upacara menjalani tes cepat COVID-19 di Gedung Daerah Tanjungpinang baru-baru ini sebagai syarat mengikuti Upacara HUT Ke-75 RI (Nikolas Panama)

Hari ini ada penambahan satu orang pasien positif COVID-19, laki-laki berinisial EM
Tanjungpinang (ANTARA) - Seorang pengusaha di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, EM (54) positif tertular COVID-19 berdasarkan hasil tes usap di Laboraturium Uji Reaksi Polimerase (PCR) Rumah Sakit Umum Provinsi Kepulauan Riau.

Pelaksana Tugas Wali Kota Tanjungpinang Rahma di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan EM terkonfirmasi sebagai Pasien Nomor 132, yang tidak memiliki gejala COVID-19.

"Hari ini ada penambahan satu orang pasien positif COVID-19, laki-laki berinisial EM, yang tinggal di Kelurahan Tanjung Unggat," katanya.

Baca juga: Jumlah pasien COVID-19 Tanjungpinang meningkat tajam

EM diketahui tertular COVID-19 setelah melakukan tes cepat dengan hasil reaktif. EM kemudian tes usap dan diketahui hasilnya positif COVID-19.

"Beberapa hari terakhir pasien mempunyai riwayat perjalanan ke daerah transmisi lokal COVID-19," ujarnya.

Berdasarkan data, EM cukup aktif mengikuti berbagai kegiatan Gubernur Kepri Isdianto. EM pada 13 Agustus 2020 membuka kafe di Batu 8 Atas, yang diresmikan Sekda Kepri Tengku Said Arif Fadillah.

Baca juga: Jumlah pasien COVID-19 di Tanjungpinang genap 100 orang

EM juga mengikuti kegiatan Gubernur Isdianto meresmikan Pasar Wakaf di Kecamatan Toapaya, Bintan pada 16 Agustu 2020. Pasar Wakaf ini dipelopori Huzrin Hood, seorang tokoh masyarakat Kepri.

Kemudian EM diperiksa dengan metode tes cepat di Gedung Daerah Tanjungpinang sebagai syarat mengikuti Upacara HUT RI pada 17 Agustus 2020. Hasil pemeriksaan terhadap EM, reaktif. Kemudian EM dites usap, dengan hasil positif tertular COVID-19.

Baca juga: IGD dan Laboratorium RSAL Tanjungpinang Kepri tutup sementara

Terkait persoalan itu, Sekda Kepri Tengku Said Arif Fadillah mengatakan dirinya terpaksa dites usap kembali setelah mengetahui EM positif COVID-19. Padahal ia mengaku tidak melakukan kontak erat dengan pasien, meski sempat berinteraksi saat meresmikan kafe milik EM.

"Saya ini bolak-balik dites usap. Baru-baru ini dites usap, sekarang dites lagi. Mudah-mudahan hasilnya negatif kembali," ucapnya.

Baca juga: 28 orang di Tanjungpinang Kepri terkonfirmasi positif COVID-19
 

Pewarta: Nikolas Panama
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Ini yang dilakukan penyelenggara EO di masa pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar