Pemkot ingatkan perayaan Tahun Baru Hijrah taati protokol COVID-19

Pemkot ingatkan perayaan Tahun Baru Hijrah taati protokol COVID-19

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram Lalu Martawang. (Foto: ANTARA/Nirkomala)

kita tidak menggelar acara seremonial seperti tahun-tahun sebelumnya
Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, meminta masyarakat agar merayakan Tahun Baru Hijrah 1 Muharram 1442, dengan melaksanakan doa akhir dan awal tahun di masjid, mushala atau di rumah masing-masing dengan tetap menerapkan protokol COVID-19.

"Untuk perayaan Tahun Baru Islam kali ini, kita tidak menggelar acara seremonial seperti tahun-tahun sebelumnya, sebab kondisi sekarang masih dalam situasi pandemi COVID-19," kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram Lalu Martawang di Mataram, Rabu.

Dalam menyambut perayaan Tahun Baru Hijriah, setiap tahun Pemerintah Kota Mataram menggelar kegiatan doa akhir dan awal tahun, pembacaan solawat serta zikir bersama, dirangkaikan dengan salat magrib berjamaah dan penyampaian tausiah oleh para penceramah handal.

Kegiatan tersebut digelar di halaman kantor wali kota, selain dihadiri jajaran pejabat dan ribuan karyawan dan karyawati Muslim di lingkup Pemerintah Kota Mataram, juga masyarakat umum yang berada di sekitar Kantor Wali Kota Mataram.

Baca juga: Sambut Tahun Baru Hijriah, Menag ajak umat menuju Indonesia maju

Baca juga: MUI ajak umat Islam berdoa di malam Tahun Baru 1442 Hijriah


"Namun untuk perayaan tahun ini, semua itu kita tiadakan. Terkait dengan itu, pemerintah kota sudah mengeluarkan surat edaran yang ditindaklanjuti hingga ke tingkat lingkungan," ujarnya.

Dalam edaran tersebut, masyarakat dapat melaksanakan doa akhir dan awal tahun di masjid, mushala lingkungan masing-masing dengan tetap menerapkan protokol COVID-19.

Masyarakat juga dibolehkan memasang bendera, umbul-umbul dan spanduk perayaan Tahun Baru Hijriah 1442 di lingkungan masing-masing terutama di masjid dan mushala.

"Mari kita bersama-sama khusuk berdoa meminta kepada Allah SWT, agar diberikan kesehatan dan wabah COVID-19 segera berakhir," katanya.

Baca juga: Festival 1.000 Pohong digelar sambut Tahun Baru Hijriah di Lumajang

Baca juga: Libur panjang, Kemenhub batasi angkutan barang

 

Pewarta: Nirkomala
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kilas NusAntara Edisi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar