Ketua MPR: Antisipasi penyebaran HIV/AIDS di rutan/lapas

Ketua MPR: Antisipasi penyebaran HIV/AIDS di rutan/lapas

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dalam peringatan Hari Konstitusi, di Gedung Nusantara IV MPR RI, Jakarta (18/8/20). ANTARA/HO-MPR RI/pri.

Antisipasi kerentanan WBP yang harus dikendalikan
Jakarta (ANTARA) - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong pemerintah mengingatkan Kepala Lembaga Pemasyarakatan untuk mengantisipasi adanya kerentanan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dalam penyebaran HIV/AIDS.

"Antisipasi kerentanan WBP yang harus dikendalikan agar HIV/AIDS tidak tersebar di rutan dan lapas, dengan cara melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala kepada warga binaan," kata Bamsoet.

Menurut Bamsoet, jumlah tenaga kesehatan di rutan juga harus diseimbangkan dengan jumlah penghuni rutan, mengingat pentingnya selalu mengutamakan dan mengecek kesehatan tahanan.

Dia mendorong Kalapas mengajukan dan memastikan anggaran untuk dana kesehatan di rutan mencukupi, sehingga tenaga kesehatan dan jumlah klinis dapat memadai sesuai dengan kebutuhan tiap rutan masing-masing.

Selain itu dia mendorong Kalapas dapat memisahkan tahanan yang positif HIV/AIDS ataupun penyakit menular lainnya, dengan tahanan yang sehat, sampai mereka dinyatakan sembuh, dan terhadap warga binaan yang menunggu masa pembebasan untuk diberikan pidana alternatif, seperti kerja sosial di bawah pengawasan.

Baca juga: Rutan Jambe Tangerang temukan tiga tahanan terkena HIV/AIDS

Baca juga: Narkotika Masih Beredar di Lapas

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemerintah & MPR upayakan pendekatan kesejahteraan untuk Papua

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar