Tanggapan Dian Sastro soal penayangan film melalui platfrom digital

Tanggapan Dian Sastro soal penayangan film melalui platfrom digital

Dian Sastrowardoyo di film "Guru-Guru Gokil" (HO/Netflix)

Jakarta (ANTARA) - Dian Sastrowardoyo memutuskan untuk menayangkan "Guru-Guru Gokil" melalui platform Netflix, menurutnya ini adalah salah satu cara agar bisa beradaptasi dengan perubahan.

"Guru-Guru Gokil" awalnya direncanakan tayang di bioskop, namun karena satu dan lain hal khususnya dalam situasi pandemi, BASE Entertainment pun memilih Netflix sebagai tempat untuk penayangannya.

"Pada saat seperti ini, kita harus bisa berinovasi dan mencoba beradaptasi dengan segala macam perubahan yang baru kita temui termasuk dengan bagaimana cara kita menikmati film. Yang biasanya kita ke bioskop, saat ini dengan adanya tuntutan kesehatan, jauh lebih nyaman untuk mengonsumsi film secara online di rumah dan di device masing-masing," kata Dian melalui keterangan resmi Netflix, Kamis.

Baca juga: Enam pelajaran hidup dari "Guru-Guru Gokil"

Baca juga: Bukan bajakan, tonton koleksi film Indonesia di platform streaming


Bagi produser "Guru-Guru Gokil" ini, tidak ada yang bisa menggantikan pengalaman menonton film di bioskop. Namun, kehadiran platform digital memiliki keuntungan tersendiri, salah satunya dapat menjangkau semua orang di berbagai tempat.

"Dulu zamannya bioskop, masalah distribusi film itu menjadi sebuah tantangan tersendiri, di mana orang-orang yang tinggal di kota-kota besar bisa saja menonton secara serentak di tanggal tayang, tetapi orang-orang yang di pedalaman mungkin harus menunggu minggu keberapa untuk menonton film yang sama," ujar pemain Bu Nirmala dalam "Guru-Guru Gokil".

"Tapi dengan adanya platform online seperti Netflix, siapapun yang punya akses internet dan akses Netflix langsung menonton secara serentak. Menurut saya itu lebih demokratis dan penting banget untuk bisa memajukan industri film kita," kata Dian melanjutkan.

"Guru-Guru Gokil" arahan Sammaria Sari Simanjuntak ini tayang eksklusif di Netflix pada 17 Agustus. Ini merupakan film Netflix Original kedua dari Indonesia yang bisa disaksikan di 190 negara anggota Netflix.

Film ini bercerita tentang kisah pencurian yang dipenuhi romansa dan komedi. Mengisahkan Taat Pribadi (Gading Marten) seorang guru baru, dan rekan-rekannya yang bekerja sama demi mendapatkan kembali gaji mereka yang dicuri oleh penjahat berbahaya.

Taat yang semula sangat tidak ingin menjadi seorang guru, dalam perjalanan ini malah menemukan persahabatan, cinta, dan perdamaian dengan masa lalunya.

"Guru-Guru Gokil" dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo, Gading Marten, serta bintang-bintang berbakat lain seperti Asri Welas, Faradina Mufti, Boris Bokir, Ibnu Jamil, Kevin Ardilova, dan Shakira Jasmine.

Baca juga: Mata pelajaran pilihan Ibnu Jamil jika menjadi guru

Baca juga: Pelajaran hidup "Guru Guru Gokil" untuk Faradina Mufti

Baca juga: Persamaan produser dan ahli kimia menurut Dian Sastrowardoyo



 

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar