Kasad ingin rehabilitasi barak TNI AD Yonif 403 WP di Yogyakarta

Kasad ingin rehabilitasi barak TNI AD Yonif 403 WP di Yogyakarta

Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa (Istimewa)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa ingin jajarannya segera merehabilitasi barak TNI AD di markas Batalion Infanteri 403 Wirasada Pratista (Yonif 403/WP) di Sleman, Yogyakarta.

Keinginan itu disampaikan Andika, karena sewaktu meninjau langsung barak di lokasi tersebut, terdapat 70 persen barak berderet (town house) untuk prajurit yang dinilai tak layak huni karena terlalu sempit.

"Saya ingin direhab, dan (rumah) ini kan luasnya satu ini kan? Tipikal nya kan seperti town house yang sangat sederhana, dindingnya jadi satu dengan tetangga. Jadi, menurut saya, dua rumah jadikan satu saja. Sehingga lebih pantas, lebih manusiawi, orang yang tinggal berkeluarga pun lebih nyaman," ujar Andika dalam video yang dilihat pada akun Youtube TNI AD, Minggu.

Andika mengatakan pada prinsipnya, rumah tinggal manusia harus manusiawi, terlebih tempat kembali seorang prajurit TNI AD. Sebab, prajurit kita itu hidupnya susah, kata dia.

Andika menambahkan, mungkin dengan rehabilitasi yang dilakukan akan mengurangi jumlah kepala keluarga yang dapat tinggal dalam sederetan rumah yang disediakan.

Namun, yang terpenting, keluarga yang tinggal dalam rumah tersebut tidak hidup susah karena tempat tinggal sempit atau kurang layak huni.

Andika khawatir, kesusahan tersebut dapat berdampak pada kualitas pekerjaan seorang prajurit.

Dalam tinjauannya itu, diketahui bahwa terdapat 29 rumah prajurit yang ditempati 191 kepala keluarga kondisinya sudah dinilai tidak Iayak huni, sehingga harus segera direnovasi.

Andika meminta agar pengerjaan renovasi dilakukan secara serentak dan sebaik mungkin, dengan memperhatikan kelayakan sirkulasi udara, instalasi air dan listrik.

"Dengan kami rehab, tadi (awalnya) ada 191 (kepala keluarga), mungkin akan berkurang. Mungkin (jadi) sekitar 150 KK, tetapi masing-masing keluarga lebih pantas, lebih manusiawi lah kami menempatkan mereka sehingga mereka dinasnya pun akan lebih fokus," kata Andika.

Baca juga: Kasad: Obat penawar COVID-19 tinggal menunggu izin edar dari BPOM

Baca juga: Kasad terus matangkan komponen cadangan dan ketahanan pangan

Baca juga: Kasad Andika membincangkan industri lokal bersama Sandiaga Uno

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menteri ATR/BPN serahkan 5 sertifikat tanah ke TNI AD

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar