Indofarma bangun 12 lab dengan kapasitas tes 15.000 per hari

Indofarma bangun 12 lab dengan kapasitas tes 15.000 per hari

Direktur Utama Indofarma Arief Pramuhanto (tengah) memberikan keterangan dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Senin.

Sebanyak 10 laboratorium akan dibangun di berbagai wilayah Indonesia seperti Makassar, Lampung, Surabaya, Medan, Aceh, Bali, Semarang, Yogyakarta​.​​​​​​
Jakarta (ANTARA) - Perusahaan farmasi PT Indofarma Tbk akan membangun 12 laboratorium untuk pengujian swab dengan methode PCR COVID-19 di berbagai daerah di Indonesia, yang memiliki kapasitas total pengujian hingga 15.000 sampel setiap hari.

Direktur Utama Indofarma Arief Pramuhanto dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Senin, menjelaskan saat ini Indofarma telah membangun dua laboratorium di Jakarta dan 10 laboratorium lainnya akan dibangun dalam jangka waktu dua bulan ke depan.

Indofarma melalui PT Farmalab Indoutama yang merupakan Entitas Anak Kepemilikan Tidak Langsung dari PT Indofarma Tbk telah meresmikan dua laboratoriumnya di Jakarta yaitu di Fakultas Farmasi dan Sains (FFS) Universitas Muhammadyah Prof Dr. Hamka (UHAMKA) dan Gedung Graha Dirgantara Halim Perdana Kusuma.

Pembangunan dua laboratorium tes PCR untuk COVID-19 ini juga bekerja sama dengan PT Maha Raung Utama, perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan umum, jasa, pembangunan, pengangkutan, percetakan, pertanian dan perindustrian yang di tunjuk oleh PT VFS Tasheal Indonesia untuk penyediaan Prasarana Laboratorium Pelayanan Kesehatan sebagai penunjang Fasilitas Kesehatan.

Baca juga: Indofarma ditunjuk untuk distribusikan ventilator dari BUMN pertahanan

Dirut Indofarma Arief Pramuhanto menjelaskan dibangunnya dua laboratorium dan 10 laboratorium yang akan datang tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tes PCR yang dilakukan per hari seperti yang diminta oleh Presiden Joko Widodo. Indofarma selaku salah satu perusahaan holding BUMN farmasi yang dipimpin oleh Biofarma berupaya untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Sebanyak 10 laboratorium akan dibangun di berbagai wilayah Indonesia seperti Makassar, Lampung, Surabaya, Medan, Aceh, Bali, Semarang, Yogyakarta​.​​​​​​

Arief menjelaskan setiap laboratorium yang dibangun memiliki kemampuan yang sama dalam melakukan pengujian sampel tes yakni 200 sampel per hari. Namun terdapat juga 'sentra proccesing facility' yang mampu menguji sampel sebanyak 1.200 sampai 1.300 per hari. Sehingga jika ditotal dari 12 laboratorium yang akan dibangun dalam dua bulan ke depan bisa melakukan tes hingga 15 ribu sampel per harinya.

Baca juga: Saham anak usaha Bio Farma melonjak seiring uji klinis vaksin COVID-19

Dirut Indofarma menerangkan bahwa laboratorium Farmalab ini juga bekerja sama dengan institusi ataupun rumah sakit lain untuk melakukan pengujian sampel tes PCR yang akan diproses di 'sentra proccesing facility'.

"Kami menyediakan jasa tes PCR bekerja sama dengan klinik, rumah sakit, pemerintah daerah. Nanti mereka tinggal ambil swab-nya saja, dibawa ke laboratorium ini, dan diharapkan one day service hasilnya bisa keluar dengan kapasitas 1.200 sampai 1.300 per hari," kata Arief.

Pihaknya sudah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, sejumlah rumah sakit dan klinik. Kendati demikian laboratorium Farmalab ini juga bisa melayani perorangan ataupun perusahaan yang ingin melakukan tes untuk karyawan-karayawatinya.

Indofarma juga menyediakan mobil PCR yang bisa fleksibel mengunjungi institusi ataupun perusahaan yang akan melakukan tes PCR untuk karyawannya. Hasil dari tes PCR tersebut juga bisa didapatkan dalam kurun waktu 24 jam.

Baca juga: Erick: Pemerintah berupaya tingkatkan produksi vaksin COVID-19

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Indofarma tegaskan Ivermectin bukan obat COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar