Kapolda optimistis Pilkada Serentak 2020 di Kalbar aman dan damai

Kapolda optimistis Pilkada Serentak 2020 di Kalbar aman dan damai

Kapolda Kalbar, Irjen (Pol) R Sigid Tri Hardjanto. (Istimewa)

Dari hasil FGD (Focus Grup Discussion) kami kemarin, maka kami optimistis Pilkada serentak di Kalbar bisa berjalan aman dan damai
Pontianak (ANTARA) - Kapolda Kalimantan Barat, Irjen (Pol) R Sigid Tri Hardjanto, optimistis bahwa penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di Kalbar bisa berjalan aman dan damai.

"Dari hasil FGD (Focus Grup Discussion) kami kemarin, maka kami optimistis Pilkada serentak di Kalbar bisa berjalan aman dan damai," kata Kapolda R Sigid Tri Hardjanto di Pontianak, Rabu.

Hadir dalam FGD tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, Arief Budiman, dan Ketua Bawaslu RI, Abhan serta jajaran Forkopimda, yang membahas tentang pelaksanaan Pemilu di era adaptasi kebiasaan baru.

Baca juga: Bamsoet ingatkan komitmen pasangan calon Pilkada tak kerahkan massa
Baca juga: Bawaslu ingatkan sejumlah penguatan penting e-Rekap KPU
Baca juga: Jazilul Fawaid duga akan ada 'perang masker' warnai Pilkada 2020


"Selain itu, dalam mensukseskan pilkada serentak tahun ini, jajaran kami juga rutin melakukan rapat dan tatap muka kepada KPU dan Bawaslu di tingkat kabupaten yang akan menyelenggarakan pilkada serentak," ujarnya.

Dia menambahkan, tatap muka dengan ketua KPU dan Bawaslu daerah selalu dilakukan setiap dirinya kunjungan kerja ke daerah guna menyelaraskan kesiapan dan memberikan motivasi.

Kapolda Kalbar berharap, dalam FGD ini bisa untuk mengingatkan kepada seluruh penyelenggara dan masyarakat bahwa dalam kondisi pandemi seperti ini pilkada tetap dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan.

"Kami mendukung agenda pemerintahan, dan optimis pilkada tetap dapat dilaksanakan. Dengan catatan, protokol kesehatan pencegahan COVID-19 harus di disiplinkan mulai dari sekarang," ujarnya.

Kapolda Kalbar menambahkan, ada tiga poin penting yang dijadikan acuan personel Polda Kalbar dalam bertugas, yakni memutus mata rantai penyebaran COVID-19, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan kesiapan menghadapi pilkada serentak.

Sementara itu, Gubernur Kalbar, Sutarmidji dalam kesempatan itu juga menyampaikan harapan bahwa Pilkada 2020 dapat berlangsung dengan aman, damai dan bermartabat.

Terlebih dalam situasi pandemi COVID-19, ia berharap jangan sampai ada kampanyanye atau isu provokatif yang sengaja di buat pada pilkada serentak di tahun ini.

Baca juga: Operasi Patuh Kapuas 2020 fokus delapan pelanggaran
Baca juga: Kapolda Kalbar beri penghargaan kepada perusahaan peduli COVID-19

Pewarta: Andilala
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

2 perusahaan dan 58 orang jadi tersangka karhutla

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar