Anies surati Menteri PUPR terkait jalur sepeda di tol

Anies surati Menteri PUPR terkait jalur sepeda di tol

Kendaraan melintas di Tol Dalam Kota, Jakarta, Rabu (29/4/2020). Berdasarkan data Kementerian PUPR pada Selasa (28/4) terdapat penurunan arus lalu lintas di tol wilayah Jabodetabek selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mencapai 42 persen hingga 60 persen. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/hp.

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkirim surat ke Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang berisi
usulan perlunya jalur sepeda di jalan bebas hambatan dengan panjang sekitar 20 kilometer (km) dua arah.

Surat permohonan bernomor 297/-1.792.1 yang berisi rencana pembuatan jalur sepeda di Tol Lingkar Dalam (Cawang-Tanjung Priok) itu, tertanggal 11 Agustus 2020 dan ramai dibicarakan oleh pengguna media sosial.

"Pak Gubernur mengusulkan kepada Pak Menteri PUPR untuk disiapkan satu ruas tol," kata Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo di Bali Kota Jakarta, Rabu.

Syafrin menyebutkan saat ini pemerintah pusat belum memberikan jawaban atas permohonan itu. Jalur khusus sepeda diusulkan hanya difungsikan sepekan sekali di akhir pekan.

"Jadi tol hanya ditutup pada hari Minggu pukul 06.00-09.00 WIB. Kendaraan roda empat dilarang melintas saat kegiatan ini sedang berlangsung," ujarnya.

Baca juga: Sudirman-Thamrin masih destinasi favorit warga berolahraga
Baca juga: Dishub DKI imbau pesepeda gunakan lajur kiri


Jika pemerintah pusat belum memberikan jawaban dan izin, Syafrin menyebutkan usulan ini belum bisa dilaksanakan.

Karena itu, dia belum bisa memastikan kapan pihak Pemprov DKI Jakarta mulai membuka jalur sepeda di jalan tol ini.

"Tetap pelaksanaannya pun menunggu surat izin dari Pak Menteri," tuturnya.
Baca juga: Pemkot Bandung usul jalur sepeda motor di tol dalam kota

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

PUPR nilai jalur sepeda di tol belum siap

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar