Jalur sepeda di tol diperuntukan bagi sepeda spesifikasi khusus

Jalur sepeda di tol diperuntukan bagi sepeda spesifikasi khusus

Kemacetan lalu lintas di Tol Dalam Kota dan Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta, Senin (18/5/2020). Meski masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih berlangsung, kemacetan lalu lintas masih terjadi di ibu kota. ANTARA FOTO/Rifki N/app/pras.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan jalur sepeda di Tol Lingkar Dalam (Cawang-Tanjung Priok) yang sedang diusulkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono diperuntukan bagi sepeda dengan spesifikasi khusus.

"Satu ruas tol dari Kebon Nanas sampai arah Tanjung Priok satu sisi yang akan digunakan sebagai jalur sepeda untuk sepeda sport, namanya road bike," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota Jakarta, Rabu.

Road bike merupakan jenis sepeda balap dengan bentuk ramping dan ban lebih kecil. Sepeda tipe ini jika melaju bisa mencapai kecepatan sekitar 60 kilometer (km) per jam dan biasa dipakai oleh pebalap-pebalap profesional.

Jalur yang diperuntukan bagi sepeda balap tersebut, kata Syafrin, rencananya dibuat di ruas Kebon Nanas sampai ke arah Tanjung Priok di sisi barat dengan panjang sekitar 20 km hingga 24 km yang dibuka pada akhir pekan.

Baca juga: Anies surati Menteri PUPR terkait jalur sepeda di tol
Baca juga: Bamsoet dorong Pemerintah perluas jalur khusus bersepeda


Syafrin mengatakan, kekhususan jalur bagi jenis sepeda tertentu itu karena sepeda tersebut memiliki spesifikasi teknis tersendiri dengan kecepatan terbilang tinggi yang mempengaruhi aspek keselamatan pengguna jalan.

"Mereka pada saat bersepeda itu kecepatan tinggi, kemudian bergerombol, tentu jika ini difasilitasi bersamaan dengan warga lainnya akan tetap mempengaruhi aspek keselamatan pengguna sepeda lainnya," katanya.

Karena itu, perlu pemikiran agar disiapkan satu ruang yang bisa mereka gunakan untuk melakukan kegiatan dengan road bike.

"Dan alasan dipilihnya tol, karena memang spesifikasi yang dibutuhkan harus memiliki jalan cukup panjang dan memadai dan itu adanya di jalan tol," kata Syafrin.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah berkirim surat ke Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono 
yang isinya usul adanya jalur sepeda di jalan tol tersebut.
Baca juga: Sudirman-Thamrin masih destinasi favorit warga berolahraga

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

PUPR nilai jalur sepeda di tol belum siap

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar