BTPN Syariah gandeng Dompet Dhuafa gulirkan pemberdayaan masyarakat

BTPN Syariah gandeng Dompet Dhuafa gulirkan pemberdayaan masyarakat

Penyerahan bantuan Program Tepat Peduli dari BTPN Syariah dan Dompet Dhuafa kepada warga (Antara/HO-Dompet Dhuafa)

Program sarana air bersih sangat bermanfaat bagi warga
Jakarta (ANTARA) - Bank BTPN Syariah menggandeng Dompet Dhuafa menggulirkan Program Tepat Peduli sebagai salah satu upaya memberdayakan masyarakat di Tanah Air.

Program Tepat Peduli yang tersebar di 329 titik di seluruh Indonesia tersebut antara lain berupa pembangunan sarana MCK (mandi, cuci, kakus), pengadaan air bersih, pengembangan pertanian hidroponik.

"Dengan terlaksananya berbagai program tersebut, dapat terasa manfaatnya secara luas oleh masyarakat Indonesia," ujar penanggung jawab program dan koordinator lapangan dari DMC Dompet Dhuafa Abdul Azis melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Adapun rincian program yang dilaksanakan selama November 2019 sampai Juli 2020 itu yakni pembuatan MCK yang tersebar di 124 titik dengan area pembangunan tersebar hampir seluruh wilayah baik itu pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan dan Indonesia bagian timur.

Program pengadaan sarana air bersih yang tersebar di 84 titik, program tersebut fokus pada masyarakat yang tinggal di kawasan tambang minyak maupun kawasan yang sulit mendapatkan air bersih seperti Daerah pinggiran Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera, Makassar, Kendari, Yoyakarta, Kalimantan dan Solo.

"Program sarana air bersih sangat bermanfaat bagi warga. Karena lebih mudah mengambil air bersih dan bisa digunakan untuk keperluan lainnya seperti mencuci dan mandi," katanya.

Sementara itu program pertanian hidropik menyasar 15 titik di Indonesia seperti Sumatera, Jawa Tengah, Bali dan Kalimantan bertujuan mengajak masyarakat bercocok tanam palawija dengan memanfaatkan lingkungan sekitar rumah sehingga bisa meminimalisir pengeluaran rumah tangga.

Kemudian, Program pembangunan tempat pengolahan sampah sebanyak 14 titik di wilayah Jawa Barat, Solo, Yogyakarta, Sumatera, Kendari, Kalimantan, Lombok dan Bali.

Selain itu, ada beberapa Program pembangunan atau renovasi Posyandu yang berlangsung di 47 titik serta pembuatan perahu di 10 titik yang tersebar di Indonesia.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima, Nusa Tenggara Barat Yuliana, mengatakan bantuan perahu diharapkan dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya nelayan selain itu, dapat berkontribusi untuk kemajuan pariwisata di Indonesia.

Baca juga: Terdampak pandemi, BTPN jaga penurunan laba tidak terlalu dalam
Baca juga: Naik ke BUKU III, BTPN Syariah kian optimistis kembangkan bisnis

Pewarta: Subagyo
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Mengubah mental masyarakat pengharap menuju pemberdayaan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar