Dolar AS datar setelah Fed umumkan pendekatan baru terhadap inflasi

Dolar AS datar setelah Fed umumkan pendekatan baru terhadap inflasi

Ilustrasi - Dolar Amerika Serikat. ANTARA/REUTERS/pri. (ANTARA/REUTERS)

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannnya, naik tipis 0,0048 persen pada 93,0093.
New York (ANTARA) - Kurs dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lain cenderung datar pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), setelah pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyatakan bank sentral meluncurkan strategi kebijakan baru pada inflasi.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannnya, naik tipis 0,0048 persen pada 93,0093.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1821 dolar AS dari 1,1815 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris menguat menjadi 1,3204 dolar AS dari 1,3190 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7258 dolar AS dari 0,7226 dolar AS.

Baca juga: Dolar jatuh jelang pidato ketua Fed, data ekonomi angkat euro

Dolar AS dibeli pada 106,61 yen Jepang, lebih tinggi dari 106,01 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS juga menguat menjadi 0,9087 franc Swiss dari 0,9086 franc Swiss, dan melemah menjadi 1,3128 dolar Kanada dari 1,3153 dolar Kanada.

Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengumumkan pada Kamis (27/8/2020) bahwa bank sentral akan berusaha mencapai inflasi yang rata-rata dua persen dari waktu ke waktu, strategi baru untuk melaksanakan kebijakan moneter guna membantu memerangi pandemi COVID-19 dan meningkatkan pemulihan ekonomi.

Baca juga: Emas jatuh 19,9 dolar karena ambil untung setelah pidato ketua Fed

Langkah itu merupakan strategi kebijakan baru yang kemungkinan akan menjaga suku bunga jangka pendek mendekati nol persen selama bertahun-tahun.

"Oleh karena itu, setelah periode ketika inflasi telah berjalan di bawah dua persen, kebijakan moneter yang sesuai kemungkinan akan bertujuan untuk mencapai inflasi di atas dua persen untuk beberapa waktu," kata Powell dalam sambutannya pada konferensi riset tahunan Jackson Hole di Federal Reserve Kansas City, yang tahun ini diadakan secara virtual karena pandemi.

Baca juga: Rupiah ditutup menguat jelang pidato Gubernur The Fed

Pendekatan baru datang setelah Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), komite pembuat kebijakan Fed, pada Kamis (27/8/2020) secara resmi menyetujui perombakan pernyataan bank sentral tentang target jangka panjang dan strategi kebijakan moneter menyusul tinjauan selama setahun terhadap kerangka kebijakan moneternya.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Ini dampak kebijakan pelonggaran moneter menurut INDEF

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar