Anti Hoax

Gatot Nurmantyo janji berikan Rp5 juta per jiwa jika jadi presiden? Ini faktanya

Gatot Nurmantyo janji berikan Rp5 juta per jiwa jika jadi presiden? Ini faktanya

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. (Antara/Zuhdiar Laeis)

Jakarta (ANTARA/JACX) - Sebuah poster Jenderal TNI (Purn.) Gatot Nurmantyo dengan narasi janji akan memberikan gaji Rp5 juta per jiwa jika menjadi presiden pada 2024 beredar di media sosial.

Gambar yang beredar di Facebook itu memiliki latar merah dan di sudut kiri atas tertulis kata "Eksklusif Blak-Blakan".

Berikut narasi lengkap dalam unggahan bergambar Gatot Nurmantyo itu:

"DUKUNG LAH SAYA JADI PRESIDEN 2024 SAYA BERJANJI SIAP BERI GAJI 5 JUTA/ JIWA SELURUH INDONESIA".

Tapi, apakah benarkah Gatot Nurmantyo berjanji memberikan gaji Rp5 juta itu?
Tangkapan layar hoaks Jenderal TNI (Purn.) Gatot Nurmantyo berjanji berikan Rp5 juta per jiwa jika menjadi persiden. (Facebook)


Penjelasan:

Gambar yang beredar tersebut, dari penelusuran ANTARA, adalah hasil suntingan poster sebuah program acara media.

Poster asli bergambar Gatot Nurmantyo itu milik Detik.com sebagai promosi program "Blak-Blakan". Gambar itu pernah diunggah oleh akun resmi detikcom di Facebook pada 22 Maret 2018. 

"Apa kata Gatot Nurmantyo soal pertemuannya dengan Prabowo Subianto? Saksikan blak-blakan bersama Gatot Nurmantyo live di detikcom, sekarang! #BlakblakanGatotNurmantyo detik.id/VxpzFx," demikian keterangan akun detikcom di Facebook.

Penelusuran ANTARA pun tidak menemukan berita resmi Gatot Nurmantyo berjanji akan memberikan Rp5 juta per jiwa jika menjadi presiden pada 2024.
 
Tangkapan layar program detik.com "Blak-Blakan". (Facebook/detikcom)


Klaim : Gatot Nurmantyo janji berikan Rp5 juta per jiwa jika jadi persiden
Rating: Salah/Hoaks

Cek fakta: Uang pangkal di Undip mencapai Rp87 miliar? Ini faktanya

Cek fakta: Luhut minta kasus korupsi diputihkan setelah kebakaran gedung Kejaksaan Agung?

Pewarta: Tim JACX
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menkominfo ingatkan masyarakat tak sulut hoaks, jelang putusan MK

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar