Program Dewi Bahari, yang dikembangkan oleh KKP dilakukan melalui tahap perencanaan di tingkat desa
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersinergi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dalam rangka membangkitkan ekonomi wisata bahari Tasola (Tanah Song Lauk) yang berada di Dusun Jenggala, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Aryo Hanggono di Jakarta, Sabtu, menyampaikan melalui Program Pengembangan Desa Wisata Bahari, KKP berencana mendukung pengembangan program desa wisata bahari (dewi bahari) yang sudah diinisiasi oleh masyarakat untuk dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Baca juga: KKP gelar pelatihan pengelolaan wisata bahari

Ia mengemukakan pihak Kadin dengan bantuan program pemulihan ekonomi telah membangun berbagai sarana dan perbaikan rumah yang dipadukan dengan homestay.

Dengan adanya potensi wisata bahari dan dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara yang mengizinkan tanahnya untuk dibangun, lanjutnya, maka bersama dengan masyarakat mengembangkan potensi wisata bahari yang dimiliki.

Direktur Jasa Kelautan KKP Miftahul Huda menyampaikan masyarakat Dusun Jenggala yang sebagian besar penduduknya, 80 persen bermata pencarian sebagai nelayan, sangat berharap ada pendapatan lain selain sebagai nelayan di masa paceklik.

Menurut dia, dengan melimpahnya produk perikanan, masyarakat berharap adanya olahan hasil ikan dan juga wisata kuliner yang dapat dikembangkan.

“Program Dewi Bahari, yang dikembangkan oleh KKP dilakukan melalui tahap perencanaan di tingkat desa,” ujar Miftahul Huda.

Huda menyampaikan banyak potensi yang dapat dikembangkan seperti kuliner dari hasil kebun dan hasil perikanan, potensi wisata bahari pantai, dan banyak hal lain yang bisa digali.

"Melalui perencanaan yang didiskusikan bersama dengan masyarakat, keterlibatan desa, dan stakeholder lainnya, wisata Tasola diharapkan benar-benar menjadi harapan masyarakat desa, sehingga masyarakat merasa memiliki dan mempunyai semangat untuk mengembangkan potensinya untuk dapat meningkatkan pendapatan mereka," jelasnya.

Mengawali Program Dewi Bahari konsep wisata kuliner akan menjadi bagian dari Perencanaan Pengembangan Dewi Bahari.

Pada tahun 2020, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut akan memberikan bantuan fasilitas wisata kuliner, sebagai kelanjutan dari pelatihan kuliner yang telah dilakukan KKP pada tahun sebelumnya dengan melibatkan akademisi dari Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram, NTB.

Baca juga: KKP kampanye pelestarian laut Taman Wisata Perairan Kepulauan Anambas
Baca juga: Normal baru, bakal ada aturan baru di wisata selam Gili Matra Lombok

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2020