Positif COVID-19 di Balikpapan naik 1.764 kasus, setelah tambah 75

Positif COVID-19 di Balikpapan naik 1.764 kasus, setelah tambah 75

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dan Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan dr Andi Sri JUliarty (kanan) dalam jumpa pers di Balai Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (30/8/2020). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Balikpapan)

Hingga Minggu (30/8) petangĀ  dengan adanya tambahan 74 orang, maka secara keseluruhan jumlah pasien positif COVID-19 di BalikpapanĀ meningkat menjadi sebanyak 1.764 kasus
Balikpapan (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur menyatakan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di kota itu bertambah 75 orang pada Minggu (30/8) 2020 sehingga jumlah totalnya menjadi sebanyak  1.764 kasus, di mana sebagian besar merupakan warga yang singgah dari daerah lain di Indonesia.

"Hingga Minggu (30/8) petang  dengan adanya tambahan 74 orang, maka secara keseluruhan jumlah pasien positif COVID-19 di Balikpapan meningkat menjadi sebanyak 1.764 kasus," kata Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan dr Andi Sri Juliarty, Minggu, di Balikpapan.

Ia merinci ada 35 kasus dengan riwayat gejala suspek, dua orang di antaranya warga Purworejo Jawa Tengah dan Jawa Barat, lalu sebanyak 29 kasus orang tanpa gejala (OTG), seorang di antaranya warga Kota Surabaya.

Kemudian, ada enam kasus merupakan perluasan tracing (penelusuran), dan dari lima kasus yang melakukan pemeriksaan mandiri, empat kasus merupakan warga luar daerah, yaitu tiga orang warga Jakarta Timur usia 15 tahun, usia 5 tahun dan usia 2 tahun, dan 1 orang warga Jepara, Jateng.

Selain ada yang positif terpapar, kata dia, ada juga yang sembuh. Sebanyak 24 kasus selesai menjalani perawatan di rumah sakit dan karantina mandiri.

Mereka sebelumnya seorang di RS Kanujoso Djatiwibowo (RSKD), dua orang di RS Pertamina Balikpapan, 21 orang karantina mandiri, di mana seorang di antaranya warga Malaysia dan dua orang warga Surabaya.

Adapun pasien meninggal dunia juga bertambah. Ada empat kasus, di mana satu kasus meninggal terkonfirmasi positif COVID-19 yaitu BPN 1725 laki-laki berusia 36 tahun, meninggal dunia pada 29 Agustus 2020 .

“Ada 3 kasus probable atau masih menunggu hasil swab yang meninggal yakni pasien perenmpuan berusia 60 tahun, meninggal dunia pada 29 Agustus jam 14.50 WITA di RSKD,” katanya.

Lalu ada pasien laki-laki berusia 15 tahun meninggal dunia pada 29 Agustus jam 21.29 WITA di RSKD dan pasien laki-laki berusia 57 tahun, meninggal dunia pada 29 Agustus jam 23.55 di RSKD.

Selain itu, dua kasus meninggal yang baru diterima hasil swabnya dan dinyatakan positif COVID-19 yakni BPN 1690 meninggal pada 26 Agustus dan BPN 1699 meninggal pada 27 Agustus.

Hingga Minggu (30/08) petang secara keseluruhan jumlah pasien positif COVID-19 sebanyak 1.764 kasus, 204 dirawat di rumah sakit, 391 menjalani karantina mandiri, sebanyak 1.043 sembuh, pasien positif meninggal sebanyak 126 kasus, demikian Andi Sri Juliarty.

Baca juga: Dinkes: Ada 45 kasus tambahan positif COVID-19 di Balikpapan-Kaltim

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di RSKD Balikpapan bertambah 5 orang

Baca juga: Pengusaha bantu tangani corona, diapresiasi Wali Kota Balikpapan

Baca juga: Pemkot Balikpapan tambah ruas jalan yang ditutup


Pewarta: Novi Abdi
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Istri Gubernur Riau Misnarni Syamsuar terkonfirmasi positif COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar