Madrid (ANTARA) - Saham-saham Spanyol ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin (31/8/2020), berbalik melemah dari kenaikan akhir pekan lalu dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid terpuruk 2,29 persen atau 163,50 poin menjadi 6.969,50 poin.

Indeks IBEX 35 terdongkrak 0,60 persen atau 42,30 poin menjadi 7.133,00 poin pada Jumat (28/8/2020), rebound dari penurunan 0,45 persen atau 32,30 poin menjadi 7.090,70 poin pada Kamis (27/8/2020), setelah naik 0,21 persen atau 4,60 poin menjadi 7.123,00 poin pada Rabu (26/8/2020).

Dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar yang menjadi komponen indeks IBEX 35 sebanyak 30 saham mengalami kerugian, sementara hanya lima saham sisanya yang berhasil meraih keuntungan.

Saham International Consolidated Airlines Group biasanya disingkat menjadi IAG, perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Inggris-Spanyol, menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terjun 6,38 persen.

Diikuti oleh saham kelompok perusahaan jasa keuangan dan perbankan multinasional Spanyo Banco Bilbao Vizcaya Argentaria atau BBVA, yang terperosok 5,65 persen, serta perusahaan jasa keuangan dan perbankan Spanyol lainnya Banco Santander anjlok 5,06 persen.

Sementara itu, ArcelorMittal SA, salah satu perusahaan baja terbesar di dunia, berhasil membukukan keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terangkat 1,26 persen.

Disusul oleh saham perusahaan produsen farmasi dan kimia multinasional Spanyol Grifols S.A yang menguat 1,02 persen, serta perusahaan utilitas Spanyol dengan fokus utama pada layanan gas Naturgy Energy Group SA naik 1,00 persen.

Baca juga: Saham Spanyol "rebound" dengan indeks IBEX 35 terdongkrak 0,60 persen
Baca juga: Saham Spanyol terkoreksi dengan indeks IBEX 35 menyusut 0,45 persen
Baca juga: Saham Spanyol turun tipis dengan indeks IBEX 35 terkoreksi 0,01 persen


Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2020