Disney+ tengah kembangkan fitur "watch party"?

Disney+ tengah kembangkan fitur "watch party"?

Ilustrasi. (ANTARA/Shutterstock)

Jakarta (ANTARA) - Pandemi COVID-19 seakan mendorong banyak layanan streaming untuk memperbarui fitur-fiturnya. Tak terkecuali Disney+, yang dirumorkan Disinsider, Rabu, tengah mengembangkan fitur Watch Party, yang memungkinkan penggunanya nonton film bersama secara real time dan virtual.

Menurut data mining yang dilakukan oleh situs Disney Plus Informer, beberapa kode baru telah disematkan ke situs streaming Disney+ minggu ini yang menunjukkan bahwa Watch Party atau "Group Watch" - sedang dalam pengembangan.

Laporan tersebut selanjutnya mengatakan bahwa fitur tersebut hanya akan tersedia untuk pelanggan Disney+ saat ini, dan memungkinkan pengguna berbagi tautan dengan mereka yang bahkan tidak berlangganan Disney+.

Baca juga: BumiLangit Cinematic Universe resmi kerja sama dengan Disney+ Hotstar

Baca juga: Disney akan tayangkan "Star Wars" Lego spesial liburan


Tautan tersebut akan menanyakan apakah para pengguna ingin mendaftar layanan. Saat ini, tampaknya Watch Party dapat mencakup hingga 7 orang.

Fitur baru tersebut juga akan menyertakan semacam obrolan interaktif dan memerlukan PIN sebagai tindakan pengamanan. Ini juga hanya dapat diakses dari komputer, laptop, atau perangkat seluler.

Sumber dari Disney+ menyarankan bahwa fitur tersebut dapat tersedia paling cepat Jumat mendatang ini bertepatan dengan rilis pertama dari "Premier Access" film "Mulan".

Hal itu masuk akal mengingat ruang lingkup filmnya yang ditayangkan digital. Namun, situs tersebut mengatakan bahwa kode tersebut menyiratkan bahwa setiap anggota Watch Party akan membutuhkan Premier Access ke film tersebut.

Jadi, jika pengguna berencana membagi biaya film dengan teman-teman, "Group Watch" mungkin bukan pilihan finansial terbaik.

Belum ada konfirmasi resmi dari Disney, tetapi ada cukup bukti di kode situs tersebut sehingga siapa pun dapat melihat bahwa ini adalah fitur yang sedang dikerjakan dengan serius oleh perusahaan.

Baca juga: Ditayangkan di bioskop, kritikus film ogah ulas "The New Mutants"

Baca juga: Disney rilis harga premium untuk menyaksikan "Mulan"

Baca juga: Telkomsel umumkan harga langganan Disney+

Penerjemah: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

INDEF dukung pemerintah pungut PPN Google, Amazon, Netflix, dan Spotify

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar