Kasus corona turun, Hong Kong akan buka kembali gym dan panti pijat

Kasus corona turun, Hong Kong akan buka kembali gym dan panti pijat

Otoritas Hong Kong mengumumkan pembatasan lebih lanjut untuk menghentikan lonjakan kasus virus corona, termasuk larangan pertemuan lebih dari dua orang, larangan total untuk makan di restoran, dan kewajiban memakai masker di semua tempat umum, termasuk di luar ruangan.

Kita belum berada pada situasi yang stabil. Setiap orang harus mempertahankan jarak sosial tertentu,
Hong Kong (ANTARA) - Otoritas Hong Kong mulai Jumat akan membuka kembali pusat kebugaran (gym) dan panti pijat, memperpanjang jam makan malam, serta melonggarkan pembatasan sosial karena kasus harian infeksi virus corona di kota itu turun menjadi satu digit.

Restoran akan diizinkan untuk tetap buka satu jam lebih lama setelah pukul 09.00 malam, sementara pusat kebugaran dan tempat-tempat hiburan seperti klub dapat dibuka kembali, kata sekretaris bidang kesehatan kota Hong Kong Sophia Chan.

Namun, Chan menyebutkan bahwa larangan pertemuan lebih dari dua orang tetap diberlakukan. Dia mengatakan bahwa sementara pihak berwenang di Hong Kong melonggarkan beberapa aturan jarak sosial, penduduk perlu tetap waspada.

Baca juga: Penumpang dari China bisa transit melalui Hong Kong
Baca juga: China kirim tim ke Hong Kong untuk uji corona secara meluas


"Kita belum berada pada situasi yang stabil. Setiap orang harus mempertahankan jarak sosial tertentu," kata Chan dalam jumpa pers.

Pengumuman pelonggaran aturan pembatasan sosial itu muncul ketika pemerintah China menawarkan pengujian massal COVID-19 untuk penduduk Hong Kong mulai pekan ini.

Sekolah-sekolah di Hong Kong akan memulai kembali pengajaran secara tatap muka pada 23 September. Itu merupakan bagian dari pelonggaran langkah-langkah pembatasan sosial yang telah membuat 900.000 siswa belajar dari rumah selama lebih dari empat bulan.

Sumber: Reuters

Baca juga: 14 orang ditahan atas tuduhan pertemuan ilegal di Hong Kong
Baca juga: Hong Kong Wine & Dine Festival digelar di ruang virtual

Penerjemah: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Warga Hong Kong terbangkan paralayang untuk rayakan Hari Nasional China

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar