Kelurahan Lenteng Agung terima bantuan puluhan "thermo gun"

Kelurahan Lenteng Agung terima bantuan puluhan "thermo gun"

Lurah Lenteng Agung Bayu Panca Soengkono menyaksikan (kanan) penyerahan secara simbolis bantuan alat ukur suhu tubuh otomatis (thermo gun) dari Yayasan Al Kahfi, Kota Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2020) (ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Selatan)

akan kita bagikan ke 10 RW dan kantor kelurahan, totalnya ada 24 thermal gun
Jakarta (ANTARA) - Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan menerima bantuan dari Yayasan Al Kahfi berupa ratusan masker serta 24 unit alat ukur suhu tubuh otomatis (thermo gun) untuk mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah itu, Rabu.

"Thermo gun ini akan kita bagikan ke 10 RW dan kantor kelurahan, totalnya ada 24 thermal gun," kata Lurah Lenteng Agung, Bayu Panca Soengkono di Jakarta.
 
Bayu menjelaskan, fokus penyaluran bantuan itu adalah ke sejumlah RW yang belum memiliki alat ukur suhu tubuh.

Menurut Bayu, wilayahnya kerap mendapat dukungan untuk penanganan COVID-19 dari Yayasan Al Kahfi. Sebelumnya alat serupa juga dibagikan ke 13 masjid di Kelurahan Lenteng Agung.

Bantuan tersebut, lanjut Bayu, merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan swasta dalam penanganan COVID-19.

"Yayasan Al Kahfi memang punya kepedulian di setiap kegiatan sosial. Pada awal masa PSBB transisi sudah disalurkan bantuan alat thermal gun kepada 13 masjid," ujarnya.

Khusus Rabu ini, 24 thermo gun dibagikan ke 10 RW dan Kantor Kelurahan Lenteng Agung, termasuk 550 masker kain.

Menurut dia, alat thermo gun dibutuhkan untuk mengukur suhu tubuh pengunjung dan pegawai kantor kelurahan, termasuk suhu tubuh warga di setiap RW.

Dengan adanya bantuan ini, lanjut Bayu, pihaknya dapat berkonsentrasi untuk memenuhi peralatan sosialisasi 3M di tingkat kelurahan, seperti alat pengeras suara (Toa).

Kelurahan Lenteng Agung menggencarkan sosialisasi 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak fisik dalam rangka memutus mata rantai penularan COVID-19.

"Pembelian Toa sumber dananya berasal dari swadaya setiap RW," katanya.

Dengan bantuan thermo gun ini, katanya, Kelurahan Lenteng Agung meningkatkan pengawasan protokol kesehatan di masyarakat.

Setiap RW, lanjut dia, akan mengajukan satu tempat di wilayahnya yang dijadikan kawasan wajib masker. Lalu warga yang melintas dicek suhu tubuhnya. Peraturan itu berlaku wajib dan tanpa terkecuali.

"Para RW wajib mengusulkan mana tempat, gang, atau jalan yang dijadikan kawasan khusus untuk masker dan menjalani protap 3M," kaya Bayi.

Baca juga: 107 warga di Lenteng Agung jalani karantina mandiri
Baca juga: Kelurahan Lenteng Agung temukan 20 pemudik tak ber-SIKM




Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Polda Metro gerebek pesta gay di Jakarta Selatan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar