Liga 1 Indonesia

Tim dokter: pemain dan ofisial Madura United bebas COVID-19

Tim dokter: pemain dan ofisial Madura United bebas COVID-19

Salah seorang pemain Madura United FC saat mengikuti serangkaian tes swab di markas pemain klub sepakbola itu, di Bangkalan, Madura, Jawa Timur. (MO Madura United)

Pamekasan (ANTARA) - Semua pemain dan ofisial klub sepak bola Madura United FC bebas dari penyakit virus corona (COVID-19), termasuk para pemain asing yang baru bergabung dengan klub, kata juru bicara tim dokter klub itu, Heri Siswanto.

"Jadi, berdasarkan hasil tes swab yang kami lakukan, tidak ada yang positif. Semuanya negatif, baik pemain maupun ofisial," kata Heri di Pamekasan, Kamis malam, menjelaskan hasil tes swab yang digelar, Kamis (20/8).

Heri menjelaskan, jumlah total pemain dan offsial tim berjuluk "Laskar Sape Kerrap" yang mengikuti tes swab COVID-19 itu sebanyak 48 orang.

Baca juga: Madura United putuskan bermarkas di Stadion Delta

Tes digelar di markas pemain klub sepak bola itu di Bangkalan, dan bekerja sama dengan salah satu laboratorium rumah sakit di Surabaya.

"Alhamdulillah tidak ada yang terpapar COVID-19, semuanya negatif," katanya.

Namun demikian, tim dokter Madura United FC tetap menyarankan, agar pihak manajemen dan pelatih Madura United FC tetap memperketat pola interaksi terbuka dengan masyarakat, untuk menghindari kemungkinan adanya pemain dan ofisial yang terpapar.

Menurut Heri, tes usap kepada para pemain dan ofisial itu akan digelar secara rutin setiap setengah bulan sekali, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebelumnya Media Officer Madura United FC Tabri Syaifullah Munir menyatakan, pihaknya tidak hanya memperketat pola interaksi pemain dan ofisial dengan masyarakat, akan tetapi juga pada prosedur liputan latihan klub sepak bola itu.

Baca juga: Pemain dan ofisial Madura United jalani tes usap
Baca juga: Madura United siapkan sanksi bagi pemain yang langgar protokol


"Ini kami lakukan untuk menghindari adanya kontak fisik secara langsung dengan pemain, pelatih dan ofisial," kata Tabri.

Tabri lebih lanjut menjelaskan, ada tiga hal yang menjadi ketentuan dari pihak manajemen terkait latihan klub dan persiapan kompetisi Liga 1 Indonesia di musim pandemi COVID-19 ini.

Ketentuan ini berlaku bagi suporter dan media massa yang biasa meliput kegiatan Madura United FC selama ini.

Pertama, semua rangkaian latihan akan dilaksanakan tertutup tanpa kehadiran penonton maupun pihak lain yang tidak terdaftar dalam kru ofisial dan petugas stadion.

Kedua, manajemen tidak memberikan kesempatan untuk layanan foto bersama dengan pemain, baik saat baru sampai stadion, sebelum latihan dan selesai latihan, maupun saat kepulangan pemain.

Ketiga, wartawan peliput tidak diperkenankan untuk melakukan kontak langsung dengan pemain, pelatih dan ofisial, baik saat latihan ataupun saat pertandingan berlangsung.

Baca juga: Madura United perketat prosedur peliputan latihan

Pewarta: Abd Aziz
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Laga amal, Arema fc donasikan 400 juta rupiah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar