Bakwan Juwarak, kudapan asal Pontianak yang naik daun di Jakarta

Bakwan Juwarak, kudapan asal Pontianak yang naik daun di Jakarta

Bakwan (Istimewa) (Istimewa) (Istimewa) (Istimewa)

Pontianak (ANTARA) - Beberapa kudapan asal Kota Pontianak, Kalimantan Barat, kini semakin dikenal dan mampu bersaing dengan penganan lain dari seluruh Indonesia di Jakarta.

Setelah pisang goreng, bakwan Pontianak Bakwan Juwarak juga sedang naik daun di Jakarta. Bakwan Juwarak bahkan masuk Top 14 Digitarasa dalam program akselerasi khusus untuk pengusaha kuliner dari GoJek dan Digitaraya.

Founder Bakwan Juwarak, Wijy Wijaya, dalam diskusi daring, Sabtu, menuturkan bahwa Indonesia terkenal kaya dengan aneka jajanan, dan bakwan adalah salah satu jajanan khas Pontianak.

Baca juga: Resep "Peanut Butter Chocolate Chips", kudapan sehat hanya lima bahan

Wijy memilih bakwan untuk usaha kulinernya di Jakarta dengan salah satu pertimbangannya karena makanan berbahan dasar tepung dan aneka sayuran ini sangat familiar dengan lidah orang Indonesia.

"Bakwan asal Pontianak itu punya bentuk dan rasa yang khas. Bahkan untuk menjaga citarasa agar tetap menjadi bakwan yang autentik berasal dari Pontianak, beberapa bahan bakunya didatangkan dari Pontianak," ujar Wijy.

Sudah sekitar setahun Bakwan Juwarak hadir di Jakarta, tepatnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Ia menerapkan standar kebersihan dan kesehatan yang tinggi agar Bakwan Juwarak tetap dikenal sebagai bakwan kelas premium.
​​​​​​
Baca juga: Ini aneka kudapan yang cocok dipadukan dengan kopi

Ia mencontohkan bahan baku air menggunakan air distilasi. "Tepung menggunakan tepung berkualitas tinggi. Untuk sayuran seperti kucai, menggunakan kucai khusus dengan kualitas terbaik. Dan yang paling penting, Bakwan Juwarak digoreng menggunakan minyak goreng sekali pakai dan 100 persen halal," katanya menegaskan.

Sedangkan untuk sambalnya, ia menggunakan jeruk sebagai pengganti cuka. Jadi sambalnya dibuat sendiri bukan sambal botolan.

Untuk kemasan, ia memilih besek guna mengurangi limbah plastik.

Digitarasa membuat Bakwan Juwarak semakin dikenal. Di ajang tersebut, para pelaku usaha kuliner terpilih yang potensial dibimbing dalam mengembangkan bisnis. Mulai dari manajemen operasional, pemasaran dan branding, pengembangan produk, hingga riset pasar.

Baca juga: Empat rekomendasi burger ayam renyah nan lezat

Baca juga: Restoran Bubuklada hadirkan menu dari ruang perancang Indonesia

Baca juga: Kuliner khas Tahun Baru Islam, ada bubur suro hingga kue gandum

Pewarta: Teguh Imam Wibowo
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar