Rebelsuns ceritakan sakitnya penyesalan di lagu "Hues"

Rebelsuns ceritakan sakitnya penyesalan di lagu "Hues"

Artwork lagu "Hues" Rebelsuns. (HO)

Jakarta (ANTARA) - Grup band Rebelsuns kembali dengan lagu baru berjudul "Hues" yang mengangkat tema tentang sakitnya penyesalan.

"Hues" merupakan sebuah lagu dengan genre pop balada modern. Lirik di lagu ini menggambarkan sakitnya mengharapkan seseorang dan merasakan kesendirian dalam melewati rasa sakit itu

“Kita produksi lagu ini sebagian besar di kamar tidur gue, dan entah gimana yaitu bikin perasaan kesepian dan terisolasi muncul aja gitu secara natural,” ujar Gilang Wisnandar sang bassist, dalam keterangan resminya, Minggu.

Rebelsuns mengungkapkan bahwa musik dalam lagu "Hues" terinspirasi dari Troye Sivan, M83 hingga The Midnight. Lagu ini ditulis dan diciptakan oleh Dai Ramadhani, dan diproduseri oleh Gilang Wisnan dan dibantu juga oleh Gibran Yusuf.

Baca juga: Rebelsuns rilis lagu perdana bersama label baru

Baca juga: Kisah manis Petra Sihombing dan Tulus di lagu "Kawan"


"Sebenarnya, gue nulis ini terinspirasi dari lagu Katy Perry yang 'The One That Get Away', dan pengalaman pribadi pas SMA sih,” ujar Dai Ramadhani yang merupakan vokalis dari Rebelsuns.

Instrumen musik untuk lagu ini direkam di Make Friends Not Enemies di Jakarta, dan Treehouse Sounds, di Brooklyn, New York yang juga dibantu dengan Wisnu Ikhsan tama di Soundpole Studios, BSD.

Untuk proses rekaman vokal dibantu oleh Johanes Abiyoso yang direkam di Studio Redaksi, Jakarta. Sedangkan pengisi gitar, Rebelsuns berkolaborasi dengan gitaris Angga Adhyatmika.

Lagu di-mix oleh Enrico Octaviano di EO Studio dan disempurnakan dengan mastering oleh Park Jung-Un yang pernah menangani TWICE, ITZY, Day6, GOT7 di Honey Butter Studios di Seoul, Korea Selatan.

Baca juga: Kolaborasi dengan produk kecantikan, Yacko tulis lagu tentang jerawat

Baca juga: R&D nyanyikan ulang lagu Naif "Benci Untuk Mencinta"

Baca juga: Band Drive sambut masa adaptasi baru dengan lagu "New Life"

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Mahasiswa UB Malang lahirkan game indie

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar