Pollux hadirkan Smart City dukung percepatan transformasi digital

Pollux hadirkan Smart City dukung percepatan transformasi digital

Prosesi peletakan batu pertama proyek pembangunan Smart City oleh PT Pollux Lito Karawang bernama Pollux Technopolis. Peresmian ini juga dihadiri oleh perwakilan PP Construction & Investment selaku Main Contractor dan Aesler Group Indonesia sebagai arsitek. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.

menjadi komitmen kami dalam menghadirkan Smart City di Timur Jakarta
Karawang (ANTARA) - PT Pollux Properti Indonesia Tbk melalui anak usahanya, PT Pollux Lito Karawang bertekad menghadirkan konsep kota pintar (Smart City) di timur Jakarta, khususnya Karawang, Jawa Barat untuk mendukung upaya pemerintah dalam melakukan percepatan transformasi digital di masa pandemi COVID-19.

"Momentum percepatan transformasi digital di masa pandemi ini menjadi komitmen kami dalam menghadirkan Smart City di timur Jakarta," kata Direktur Utama Pollux Technopolis Yanto Zefania dalam keterangan resminya di Karawang, Jawa Barat, Senin.

Penegasan itu terkait pidato Presiden Jokowi saat upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Negara yang menyatakan pandemi COVID-19 telah mengubah tatanan hidup seluruh masyarakat mulai dari cara kerja, aktivitas, belajar, sampai cara bertransaksi sehingga dibutuhkan percepatan transformasi digital.

Oleh karena itu, kata Yanto, pihaknya resmi menggelar peresmian peletakan batu pertama Kawasan CBD Pollux Technopolis yang juga dihadiri perwakilan PP Construction & Investment selaku Main Contractor dan Aesler Group Indonesia sebagai arsitek kawasan tersebut.

Baca juga: Pengembang nilai Koridor Timur Jakarta penggerak ekonomi normal baru

"Dalam semangat memanfaatkan situasi ini menjadi momentum percepatan transformasi digital, 'groundbreaking' ini merupakan bentuk komitmen kami. CBD ini akan menjadi wajah masa depan kota teknologi di Indonesia," kata Yanto.

Dia menjelaskan pembangunan fase pertama CBD Pollux Technopolis meliputi Dotonburi Shopping Street, area "shophouses" empat lantai dengan konsep thematic dan Kairaku Residences 23 lantai yang terdiri atas lima gedung apartemen ditambah satu hotel. Pembangunan fase ini diperkirakan selesai dalam waktu 18 bulan.

"Kota teknologi dengan konsep City for Future ini memiliki total lahan seluas 42 hektare yang akan mengintegrasikan hunian vertikal, ritel, komersial, pusat hiburan, gedung perkantoran, hotel, universitas, teknologi serta fasilitas penelitian dan teknologi lainnya. Selain itu teknologi sistem rumah pintar hingga area penelitian dan pengembangan juga akan dihadirkan," ungkapnya.

Yanto merinci pembangunan terdiri atas apartemen mewah, mal, hingga laguna buatan seluas lima hektare yang akan menjadi ikon baru. Kemudian di sana juga akan ada University of Technology, gedung perkantoran dengan ketinggian hingga 80 lantai dan hotel bintang lima.

"Ada pula Habibie & PO International Hospital tower 20 lantai, sebuah kawasan rumah sakit kerja sama Pollux dengan Habibie," katanya.

Baca juga: Pollux resmikan SOHO East Tower meski pandemi COVID-19
Baca juga: Koridor timur Jakarta serap 62 persen lahan industri


Direktur Utama PT Pollux Properti Indonesia Tbk Suryo Atmanto mengatakan saat ini Kabupaten Karawang telah menjadi tujuan investasi baru bagi warga Jabodetabek terbukti dari berbagai infrastruktur kelas dunia yang tengah dibangun untuk memfasilitasi aktivitas bisnis di wilayah itu.

"Kami ucapkan terima kasih kepada pihak terkait utamanya para investor kami atas percayaan dan apresiasinya selama ini. Pollux Technopolis akan menjadi wajah masa depan Kota Karawang yang berteknologi tinggi dan berkelas internasional. Pembangunan transportasi massal seperti MRT, LRT, Kereta Cepat, Tol Layang turut meningkatkan nilai jual kawasan ini," kata dia.

 

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar